Soal UU Ciptaker, Airlangga: Negara Hadir beri Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 09:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 320 2292691 soal-uu-ciptaker-airlangga-negara-hadir-beri-jaminan-kehilangan-pekerjaan-6blJaUaxTU.jpg Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bukanlah sekadar memberikan pesangon bagi para pekerja yang kehilangan pekerjaannya atau ter-PHK. JKP juga memberikan tambahan pelatihan dan membantu mereka mencari pekerjaan lain.

"Negara hadir melalui JKP, dan JKP bukan sekadar pesangon. Jadi artinya ada unsur training, pelatihan, bagi para pekerja yang kehilangan pekerjaan," ujar Airlangga dalam video virtual di Jakarta, Selasa (13/10/2020).

 Baca juga; UU Cipta Kerja, Pengusaha Dilarang Bayar Upah Lebih Rendah

Selain pelatihan, dalam tanda petik, mereka bisa dicarikan pekerjaan lain, sehingga waiting line-nya pendek. "Tapi saya juga menyampaikan bahwa PHK itu adalah langkah terakhir, tidak ada yang suka PHK, para pengusaha pun tidak suka PHK," ungkapnya.

Hal ini karena PHK terjadi kalau perusahaan rugi, atau bangkrut. "Jadi kalau dalam tanda petik perusahaan bangkrut, mereka baru bisa melakukan PHK," tandasnya.

 Baca juga: Ada Jaminan Kehilangan Pekerjaan di UU Ciptaker, Ini Penjelasannya

Berbicara soal objektif keuntungan, lanjut Airlangga, supaya usahanya bisa survive, pemerintah sudah banyak melakukan kebijakan-kebijakan untuk mendukung agar pengusaha tidak melakukan PHK.

"Makanya dalam kegiatan program pemulihan ekonomi, pemerintah merelaksasikan non-performing loan, perusahaan bisa restructuring, bahkan pemerintah melalui Menteri Keuangan menaruh dana di bank, termasuk Himbara dan Perbanas, memberikan jaminan agar perusahaan tidak bangkrut," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini