JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali menguat hari ini. Adapun indeks akan bergerak di kisaran 5.076-5.187.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI menunjukkan sinyal positif.
Baca juga: Genggam Saham BRIS? Ini Rekomendasi Analis untuk Para Investor
"Di sisi lain, terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance untuk kedepannya," ujar Nafan dalam risetnya, Rabu (14/10/2020).
Berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance berada pada 5.076 hingga 5.187.
IHSG sebelumnya ditutup menguat 0,78 persen ke 5.132, terdapat 198 saham menguat, 213 saham melemah dan 182 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp8,9 triliun dari 13,9 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Baca juga: Investor Diminta Lakukan Hal Ini agar Tetap Cuan
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut;
ICBP
Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakna harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 9900 – 10000, dengan target harga secara bertahap di level Rp10.500, Rp10.825, Rp11.075 dan Rp12.200. Support: Rp9.500.
IMAS
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level Rp690 - Rp700, dengan target harga secara bertahap di level Rp745, Rp840 dan Rp940. Support: Rp670.
INCO
Terlihat pola bearish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level Rp3.830 – Rp3.950, dengan target harga di level Rp3.690. Resistance: Rp4.050.
ISAT
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level Rp2.030 – Rp2.060, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.110, Rp2.370, Rp2.630 dan Rp2.890. Support: Rp1.975.
MEDC
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level Rp344 – Rp354, dengan target harga secara bertahap di Rp370, Rp384, Rp444, Rp505, Rp560 dan Rp620. Support: Rp326.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.