"Ini yang harus diwaspadai sampai akhir tahun cadangan devisa kita dibutuhkan cukup banyak dan ini akan menggerus posisi cadangan devisa kita dari sembilan bulan impor bisa turun sekitar tujuh atau delapan bulan impor," kata dia.
Ketiga, Tauhid menyebut pemerintah harus mengantisipasi depresiasi nilai tukar rupiah. Sebab, jika depresiasi terlampau tinggi maka kondisi stabilitas makro bisa berbahaya.
"Kalau misalnya depresiasi kita terlampau tinggi, kita tidak menjaga kondisi stabilitas makro ekonomi akan sangat dibutuhkan cadangan devisa yang banyak agar nilai tukar kita tetap stabil," ucapnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.