Pesangon PHK Jadi 25 Kali Gaji, Apindo: Lebih Cocok

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 320 2294296 pesangon-phk-jadi-25-kali-gaji-apindo-lebih-cocok-oavWyAYYc8.jpg Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pesangon menjadi salah satu yang disorot dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Selain penurunan angka dari 32 menjadi 25 gaji saja, para pekerja juga khawatir para pengusaha tidak membayarkan uang yang menjadi hak pekerja.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan, meskipun tidak menjamin 100% pengusaha akan patuh, namun dengan UU Cipta Kerja diharapkan bisa lebih cocok dengan kemampuan perusahaan. Karena beban perusahaan untuk membayar pesangon juga lebih kecil.

Sebab semula uang pesangon yang dibayarkan adalah 32 kali gaji dan diturunkan menjadi 25 kali gaji saja. Dari 25 kali gaji tersebut dibagi lagi, yang mana 19 bulan dibayar pengusaha dan 6 kali gaji dibayarkan pemerintah.

“Kalau pertanyaanya apakah ada jaminan? Ya mudah-mudahan ini akan lebih cocok dengan kemampuan perusahaan. Dan apalagi kan dari pemerintah juga memberikan yang enam kali jadi perusahaan memberikan 19 pemerintah memberikan 6 kali,” ujarnya saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga: Menaker Sebut Hanya 7% Perusahaan Patuh soal Hak Pesangon 

Hariyadi pun menambahkan, jika 32 kali gaji para pengusaha akan kesulitan membayar pesangon. Karena ada biaya lain yang harus dikeluarkan pengusaha seperti misalnya biaya Jaminan Sosial seperti BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

“Karena terkait dengan masalah pesangon itu kan selain pesangon kita juga harus mencadangkan apa yang namanya biaya untuk jaminan sosial kita harus membayar iuran untuk BPJS Ketenagakerjaan dan juga kesehatan. Kalau kita bicara di jaminan sosial saja itu sudah 10,24 sampai 11,74. Ada perbedaannya karena di jaminan kecelakaan kerja preminya tergantung risiko,” jelasnya.

Lagi pula lanjut Hariyadi, angka 25 kali gaji tersebut dirasa sudah cukup. Karena para pekerja juga mendapatkan uang jaminan lainnya seperti jaminan pensiun, pesangon dan juga jaminan hari tua.

“Jadi kalau kita kaitkan masalah pesangon khusus pensiun yang paling besar kan pensiun. Jadi sebenarnya kalau pensiun itu pekerja menerima tiga sebetulnya. Jadi pesangon UU Cipta Kerja, jaminan pensiun dan jaminan hari tua jadi pekerja menerima tiga sumber,” kata Hariyadi.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini