Ekonomi RI Diprediksi Minus 1,5%, Tahun Depan Yakin Tumbuh 6%?

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 18 Oktober 2020 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 18 320 2295459 ekonomi-ri-diprediksi-minus-1-5-tahun-depan-yakin-tumbuh-6-sIrI6zoJJd.jpg Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pandemi virus corona atau Covid-19 mendorong ekonomi dunia mengalami resesi. Karena hampir semua negara-negara di dunia mengalami penurunan pada perekonomiannya.

Tak terkecuali juga pada perekonomian di Indonesia yang kini berada di ambang resesi. Ekonomi Indonesia di kuartal II-2020 minus 5,32% secara tahunan (year on year/yoy) dan berpotensi minus kembali di kuartal III-2020).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen mengatakan, pandemi virus corona membuat ekonomi Indonesia pada akhir tahun ini berpotensi mengalami minus. Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) sendiri memprediksi ekonomi Indonesia akan mengalami kontraksi 1,5% pada akhir tahun ini.

"Tidak terkecuali Indonesia juga turut merasakan dampak pandemi ini di seluruh sendi kehidupan masyarakat. IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2020 akan berkontraksi sebesar 1,5%," ujarnya dalam acara Capital Market Fun Day 2020 secara virtual, Minggu (18/10/2020).

Baca Juga: Virus Corona Muncul Akhir 2019 Bikin Krisis Ekonomi 2020 

Meskipun mengalami minus, namun ekonomi Indonesia bakal bisa bangkit pada tahun berikutnya. Apalagi, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh 6,1% di tahun depan.

Menurutnya hal ini menjadi kabar gembira bagi Indonesia. Artinya, meskipun pada tahun ini ekonomi amblas, namun ada secercah optimisme dari dunia usaha dan juga pihak lainnya pada perekonomian Indonesia di tahun depan.

"Meski untuk 2021, IMF memprediksi untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu bangkit dan tumbuh sekitar 6,1 %. Ini menunjukan masih ada optimisme perekonomian nasional di 2021," ucapnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini