Dolar AS Sentuh Level Terendah dalam 7 Minggu Terakhir

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 07:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 320 2297571 dolar-as-sentuh-level-terendah-dalam-7-minggu-terakhir-OUVPQ3aXhS.jpg Dolar AS Melemah (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks dolar Amerika Serikat (AS) mencapai level terendah dalam tujuh minggu terakhir terhadap sekeranjang mata uang. Hal tersebut usai kesepakatan Presiden AS Donald Trump dan Ketua DPR Nancy Pelosi untuk memberikan paket stimulus fiskal yang besar.

Beberapa pedagang pun meningkatkan investasinya pada mata uang berisiko. Indeks dolar AS turun 0,47% menjadi 92,605 atau terendah sejak 2 September 2020.

Baca Juga: Investor Wait and See Buat Dolar Melemah 2 Hari Berturut-turut

Greenback menurun ketika Gedung Putih dan Demokrat di Kongres AS mendekati kesepakatan paket bantuan penanganna virus corona. Trump mengatakan bahwa bersedia menerima tagihan bantuan lebih besar meskipun ada tentangan di dalam Partai Republik sendiri.

Ketua DPR Nancy Pelosi pun mengaku optimis tentang kesepakatan bantuan baru tersebut, meskipun ada perlawanan dari Senat Republik. Menurutnya, kesepakatan ini mungkin tidak akan berlalu sampai setelah pemilihan Presiden.

Sebab, pemulihan ekonomi tidak merata dan tidak pasti membutuhkan dukungan lanjutan dari pemerintah untuk memastikannya menjadi berbasis luas dan berkelanjutan.

Namun, ada peluang bagus bahwa tidak ada keringanan fiskal skala besar yang akan diloloskan hingga kuartal pertama tahun depan, jika Demokrat menyapu pemilu 3 November, kata Shaun Osborne, kepala strategi FX di Scotiabank di Toronto, dalam sebuah catatan.

Baca Juga: Dolar Melemah Imbas Investor Berhati-hati Akan Stimulus Ekonomi AS

Dolar Selandia Baru dan Australia atau mata uang lebih berisiko sama-sama menguat, dengan naik 1,32% dan Aussie naik 1,11% terhadap greenback. Demikian dilansir dari CNBC, Kamis (22/10/2020).

Kemudian, Yuan China melonjak, baik dalam perdagangan luar negeri dan dalam negeri, dipimpin oleh pedoman bank sentral yang lebih kuat dan data terbaru menunjukkan pemulihan lebih berkelanjutan di ekonomi.

Sterling melonjak ke level tertinggi dalam enam minggu terhadap dolar AS setelah Kepala Negosiator Brexit Inggris David Frost mengatakan negosiasi dengan Uni Eropa akan dilanjutkan pada Kamis sore.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini