Lion Air Digugat Pailit Gara-Gara Telat Bayar Utang

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 320 2298558 lion-air-digugat-pailit-gara-gara-telat-bayar-utang-ZNxUHgqouf.jpg Lion Air (Shutterstock)

JAKARTA - PT Lion Mentari Airlines atau Lion Air digugar pailit oleh Budi Santoso yang melalui Kuasa Hukum Tegar Putera Satria Randa. Gugatan ini terdaftar di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dengan nomor perkara 343/Pdt.Sus-PKPU/2020.

Perkara yang digugat oleh pemohon adalah penundaan kewajiban pembayaran utang. Gugatan itu dilayangkan pada Kamis 22 Oktober 2020.

 Baca juga: Lion Air Kembali Pekerjakan 2.600 Karyawan yang Sebelumnya Kena PHK

Dalam petitum permohonannnya meminta Pengadilan Niaga Jakarta Pusat mengabulkan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh pemohon PKPU terhadap termohon PKPU dan menyatakan termohon PKPU berada dalam penundaan kewajiban pembayaran utang.

"Menetapkan termohon PKPU berada dalam PKPU Sementara untuk jangka waktu paling lama 45 (empat puluh lima) hari terhitung sejak dikeluarkannya putusan atas Permohonan PKPU ini; Menunjuk dan mengangkat Hakim Pengawas dari Hakim Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk mengawasi proses PKPU terhadap termohon PKPU," tulis Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Niaga Jakarta Pusat yang dikutip Okezone, Jumat (23/10/2020).

 Baca juga: Lion Air Pangkas 2.600 Karyawan Dampak Covid-19

Kemudian, menunjuk dan mengangkat Ronald Antony Sirait, yang berkantor di Sirait, Sitorus & Associates, beralamat di Jalan K.S. Tubun Raya Nomor 9, Tanah Abang, Petamburan, Jakarta, sebagai Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Nomor: AHU–83 AH.04.03-2017 tertanggal 02 Juni 2017.

Selanjutnya, menunjuk dan mengangkat Monang Christmanto Sagala, yang berkantor berkantor di Hotma Sitompul and Associates, beralamat di Jalan Martapura Nomor 3, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, sebagai Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Nomor: AHU-80AH.04.03-2017 tertanggal 02 Juni 2017.

 Baca juga: Penumpang Lion Air Wajib Tiba 4 Jam Sebelum Keberangkatan

"Untuk bertindak sebagai Tim Pengurus untuk mengurus harta Termohon PKPU dalam hal Termohon PKPU dinyatakan dalam PKPU Sementara dan/atau mengangkat sebagai Kurator dalam hal Termohon PKPU dinyatakan pailit; Membebankan seluruh biaya perkara kepada Termohon PKPU," sambungnya.

Apabila Majelis Hakim Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memeriksa dan memutus perkara ini mempunyai pertimbangan lain, mohon putusan yang seadil-adilnya.

Sementara itu, Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengaku belum mengetahui ihwal adanya gugatan tersebut. "Saya cek terlebih dahulu," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini