Merger Bank Syariah BUMN Pacu Pengembangan Industri Halal

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 12:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 320 2299577 merger-bank-syariah-bumn-pacu-pengembangan-industri-halal-plUhijlLGY.jpg Perbankan (Foto: Shutterstcok)

JAKARTA - Upaya Indonesia memacu pengembangan potensi produk dan jasa berbasis halal diyakini kian terdorong dengan merger tiga bank syariah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Penggabungan usaha bank syariah diyakini akan membawa manfaat yang besar terhadap perkembangan industri halal di dalam negeri dan mendorong kiprah Indonesia di kancah global.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi, merger tiga bank syariah milik negara akan menciptakan efisiensi industri perbankan syariah, dan industri halal secara umum. Hal ini akan diikuti tumbuhnya daya saing bank-bank syariah dan pelaku industri halal.

Baca Juga: 6 Jejeran Srikandi di Kursi Direksi BUMN

“Dengan langkah merger ini diharapkan pasar syariah berkembang lebih besar, efisiensi dan kita punya bank syariah yang siap berkompetisi dan bersaing secara nasional,” ujar Fathan ketika dihubungi di Jakarta, Senin (26/10/2020).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini yakin akan ada banyak sumbangsih yang diberikan bank syariah hasil merger nanti terhadap perekonomian nasional. Lebih spesifik lagi, Fathan menyebut dampak positif akan dirasakan terutama bagi pelaku UKM dan industri halal.

Menurutnya, bank syariah hasil merger harus berkomitmen memperbesar dukungan dan pembiayaan untuk UKM serta produsen produk halal. Jika hal ini bisa dilakukan, maka tak lama lagi Indonesia bisa menjadi kiblat industri halal di dunia.

“Segmen yang harus fokus digarap bank syariah merger ini tentunya pada UKM dan industri syariah, sehingga cita-cita Indonesia menjadi kiblat keuangan syariah dan pasar syariah bisa tercapai,” ujarnya.

(kmj.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini