Sri Mulyani Akui Sistem Keuangan RI Sempat Tak Tertib

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 320 2299629 sri-mulyani-akui-sistem-keuangan-ri-sempat-tak-tertib-AggP6XiRoK.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menceritakan, dulu sistem perbendaharaan negara kurang baik. Hal itu terlihat dari Kementerian/Lembaga bisa membuat account keuangan untuk menaruh uang negara.

"Kementerian/Lembaga dulu bisa buka account sendiri dan uang negara di taruh di situ. Sering sekali tidak bisa dibedakan apakah uang tersebut berasal dari institusi atau dari keuangan pribadi dari bendahara negara," kataya dalam seminar secara virtual, Senin (26/10/2020).

Baca Juga: Soroti Kasus Covid-19, Sri Mulyani: Jakarta Jadi Episentrum Terbesar

Untuk mengatasi hal tersebut, kemenkeu membuat treasury single account di mana seluruh account dari keuangan negara yang dipegang seluruh Kementerian Lembaga harus seizin Menteri Keuangan.

"Dengan treasury single account maka terjadi disiplin dan penertiban keseluruhan pengelolaan keuangan negara," jelasnya.

Tak hanya itu, untuk bisa jaga cash, likuiditas, mengatur perbendaharaan uang masuk, uang keluar dan penerimaan serta memanfaatkan dana yang ada di pemerintah, Kemenkeu membentuk treasury billing room. Hal ini dilakukan untuk memastikan cash pemerintah terjaga cukup likuid.

"Treasury billing room ini adalah untuk memastikan cash pemerintah terjaga cukup likuid untuk menjaga seluruh transaksi transaksi keuangan," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini