Ma'ruf Amin Ungkap Ekonomi Syariah RI Hasil Perjuangan Panjang

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 13:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 320 2300235 ma-ruf-amin-ungkap-ekonomi-syariah-ri-hasil-perjuangan-panjang-SGhfXQhh3T.jpg Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)

Hal itu membawa dampak berantai pada perkembangan ekonomi syariah selanjutnya, yang ditandai dengan lahirnya lembaga keuangan syariah non-bank, misalnya asuransi, pasar modal, reksa dana, dan lembaga keuangan serta bisnis syariah lainnya, apalagi setelah diterbitkannya beberapa peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur aktivitas ekonomi syariah. Misalnya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah, Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 Tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), berbagai Peraturan Bank Indonesia, Peraturan Bapepam, dan peraturan-peraturan lainnya.

Setelah lahirnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2012, kebijakan terkait pengembangan lembaga keuangan syariah semakin terkonsolidasi, karena kebijakan yang awalnya berada di beberapa lembaga yang berbeda ditarik menjadi satu atap di OJK.

"Ketika itu saya sebagai ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan juga kemudian sebagai Ketua Umum MUI, turut membidani lahirnya berbagai landasan hukum untuk mendorong pengembangan keuangan Syariah di Indonesia. Dan saya bersyukur dapat menyumbangkan pemikiran bagi berkembangnya ekonomi dan keuangan Syariah di Indonesia sehingga hasilnya seperti yang kita lihat pada saat ini," pungkas dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini