Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bagi-Bagi Sertifikat Tanah, Jokowi: Jangan Dipakai Buat Beli Mobil

Dita Angga R , Jurnalis-Selasa, 27 Oktober 2020 |14:38 WIB
Bagi-Bagi Sertifikat Tanah, Jokowi: Jangan Dipakai Buat Beli Mobil
Presiden Joko Widodo Bagikan Sertifikat Tanah. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan sekitar 20.000 sertifikat dalam kunjungan kerjanya ke Sumatera Utara (Sumut). Pada saat pembagian itu, Jokowi mengatakan bahwa dengan adanya kepemilikan sertifikat hak atas tanah, masyarakat dapat memperoleh akses pinjaman ke bank.

“Ini bisa disekolahkan ke bank kalau ingin dipakai untuk modal kerja, usaha. Bisa dipakai ini.Kalau tanahnya luas, bisa mungkin mendapatkan pinjaman ratusan juta, bisa. Kalau tanahnya agak kecil bisa puluhan juta. Tapi dengan sertifikat ini bisa mengakses permodalan ke perbankan,” katanya di Kabupaten Humbang Hasundutan, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: Orang Asing Boleh Beli Rusun di RI? Ini Penjelasan Menteri ATR

Namun dia mengingatkan jika sudah memperoleh pinjaman dari bank sudah seharusnya digunakan untuk hal-hal yang produktif.

“Tapi kalau sudah dapat modal dari bank saya titip hati-hati. Dihitung, digunakan yang baik. Jangan dipakai untuk beli mobil, jangan dipakai untuk beli sepeda motor. Gunakan semuanya untuk modal usaha, modal investasi,” tuturnya.

Baca Juga: Soal Bank Tanah, Sofyan Djalil Jamin Tak Ada Lagi Mafia

Apalagi menurutnya tidak mudah untuk memiliki sertifikat hak atas tanah. Sehingga dia meminta agar masyarakat benar-benar berhati-hati dalam penggunaannya.

“Sekali lagi selamat atas diterimanya sertifikat ini oleh bapak ibu sekalian. Simpan baik-baik. Gunakan untuk keperluan-keperluan yang memang produktif,” pungkasnya. 

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement