Sri Mulyani Cairkan PMN untuk 6 BUMN

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 28 Oktober 2020 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 320 2300763 sri-mulyani-cairkan-pmn-untuk-6-bumn-o07A5BzL7i.png Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/Instagram Sri Mulyani)

JAKARTA - Pemerintah telah memetakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk melaksanakan fungsi countercyclical yang efektif pada triwulan ketiga 2020, dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Termasuk Pernyertaan Modal Negara (PMN).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pun telah mencairkan dana pemerintah dalam bentuk PMN ke sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Rinciannya ada enam BUMN yang telah mendapatkan dana pemerintah tersebut.

Baca Juga: Kedisiplinan Pengelolaan APBN RI Sangat Terkenal dalam Sejarah

Di antaranya PT SMF (Persero), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank, dan PT Geo Dipa Energi (Persero).

"Dengan total yang dicairkan sebesar Rp16,95 triliun. Seperri untuk PT SMF sebesar Rp1,75 triliun, itu terbit pada bulan Agustus lalu. Kemudian untuk LPEI itu PMN Rp5 triliun terbit juga pada pertengahan Agustus," ujar Sri Mulyani yang dikutip dalam laman Youtube Kementerian Keuangan (28/10/2020).

Baca Juga: 5 Fakta Defisit APBN Tekor Rp500 Triliun, Nomor 3 Jauh dari Harapan

Selanjutnya, pemerintah juga memberikan PMN sebesar Rp700 miliar untuk Geo Dipa. Suntikan modal ini untuk pembiayaan proyek geothermal Dieng II dan Patuha II, yang semuanya akan juga menarik pembiayaan dari ADB.

Serta mencairkan modal negara ke PT PLN (Persero) sebesar Rp5 triliun di akhir Juli, serta untuk PT Hutama Karya (Persero) sebesar Rp3,5 triliun pada 29 Juli 2020.

"Kita lihat untuk PLN untuk mendanai listrik pedesaan. Jadi dalam hal ini kita mau menggerakkan sektor riil," tandasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini