Resesi di Depan Mata, Industri Hotel Bisa Terselamatkan jika Vaksin Berhasil

Ferdi Rantung, Jurnalis · Jum'at 30 Oktober 2020 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 30 470 2301483 indonesia-jelang-resesi-industri-hotel-terancam-tutup-V4HgHOsIsE.jpeg Krisis Ekonomi (Foto: Freepik)

JAKARTA - Nampaknya Industri perhotelan harus bersiap dengan kondisi keuangan yang akan lebih parah. Hal ini dikarenakan Indonesia akan mengalami resesi.

Adapun proyeksi Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mana pada kuartal ketiga pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 2,9%.

Artinya jika pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga minus maka Indonesia bakal mengalami resesi dikarenakan pada kuartal kedua Indonesia sudah mengalami minus 5,32%.

Baca Juga: Ekonomi RI 2020 Diramal Minus 1,7% hingga 0,6%

Wakil Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) sekaligus Founder De Solo Boutique Hotel and Restaurant Sudrajat mengatakan, jika Indonesia resesi maka industri hotel akan terancam banyak tutup.

"Ya otomatis banyak hotel yang akan tutup karena percuma juga buka kalau tidak ada pengunjung jadi ini bisa membebani keuangan negara. Daerah yang bakal tutup itu hotelnya pada tempat pariwisata, " ujar Sudrajat, Jumat (30/10/2020).

Kata dia, industri hotel bisa kembali pulih asalkan vaksin Covid-19 tersedia. Untuk itu, pemerintah harus bisa mencari ketersediaan vaksin Covid-19 untuk memulihkan ekonomi Indonesia serta industri hotel.

 

"Jadi ini yang kami butuhkan adalah ketersediaan vaksin agar kita sebagai industri hotel bisa kembali pulih," jelasnya.

Saat ini, jika industri perhotelan akan tutup otomatis akan membuat para pekerja semakin banyak dirumahkan. Hal ini dikarenakan tidak adanya pemasukan keuangan perusahaan jika masih tetap mempekerjakan para pekerja.

"Selain itu kalau hotel yang banyak tutup otomatis para pekerja bakal banyak dirumahkan. Karena tidak ada pemasukan sama sekali," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini