Ekonomi Amerika Membaik, Bagaimana Nasib Indonesia?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 02 November 2020 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 320 2302651 ekonomi-amerika-membaik-bagaimana-nasib-indonesia-pQqZxWj141.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum mereda, sejumlah negara melaporkan pertumbuhan ekonomi kuartal III/2020 dengan hasil positif. Teranyar adalah Amerika Serikat (AS) yang mengumumkan pertumbuhan ekonominya meroket hingga 33,1% pada periode Juli-September 2020.

Ini tentu menjadi kabar baik bagi perekonomian Indonesia. Ekonom Indef Bhima Yudistira mengatakan dengan pertumbuhan ekonomi AS yang positif bisa membuat pemulihan ekonomi Indonesia semakin cepat.

Baca Juga: Bukti Industri Manufaktur RI Membaik meski Ada Corona

"Dengan pertumbuhan ekonomi AS yang membaik dibandingkan kuartal II ini akan mendorong sisi permintaan di Amerika Serikat meningkat kalau permintaan meningkat itu kesempatan kinerja ekspor lebih baik," kata Bhima di Jakarta, Senin (2/11/2020).

Menurutnya, penetrasi hubungan ke Amerika serikat akan membuat produksi ekspor Indonesia akan moncer. Hal ini akan membantu ekonomi Indonesia bisa tumbuh positif.

"Ini baik produk konsumen atau good consumer dan produk berkaitan pakaian jadi dan alas kaki. Ini bisa menggairahkan ekonomi Indonesia," bebernya.

Secara teori AS sudah berhasil mengakhiri resesi yang terjadi selama dua kuartal, yakni kuartal I dan II/2020. Mereka kini menatap prospek ke depan yang diharapkan kembali membaik kendati akibat pandemi Covid-19 jumlah orang terpapar korona di negara itu mencapai 9,4 juta orang dengan angka kematian 236.000 orang lebih.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini