Share

Oktober Terjadi Inflasi 0,07%, Apa Dampaknya ke Ekonomi RI?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 02 November 2020 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 320 2302754 oktober-terjadi-inflasi-0-07-apa-dampaknya-ke-ekonomi-ri-5dyyyvnag7.jpeg Ekonomi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA -Inflasi yang terjadi bulan Oktober sebesar 0,07% akan memiliki efek besar bagi ekonomi Indonesia. Inflasi Oktober 0,07% akan membuat pemulihan ekonomi bakal lebih lambat.

"Efeknya tentu ke semakin lambat pemulihan ekonomi terjadi dan berdampak ke serapan tenaga kerja yang masih rendah," kata Ekonom Indef Bhima Yudistira menilainsaat dihubungi MNC News Portal di Jakarta, Senin (2/11/2020)

Menurutnya, inflasi yang rendah khususnya di pulau Jawa lebih dipengaruhi oleh rendahnya belanja kelas menengah dan atas. Perilaku menahan belanja masih jadi faktor utama selama masa pandemi.

Sementara belum optimalnya sektor pariwisata seperti hotel dan restoran membuat permintaan bahan-bahan makanan, jasa traansportasi cenderung rendah.

"Biasanya libur panjang membuat inflasi naik, tapi Oktober lalu arus wisatawan lokal masih sedikit. Jika tren inflasi rendah terus berlanjut maka pendapatan dunia usaha semakin kecil. Bahkan bisa menutup operasional bisnisnya karena antara harga jual dengan biaya produksi semakin tipis selisihnya," tandasnya.

 Permintaan Turun Drastis, Inflasi April 2020 Cuma 0,08%

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini