UMP 2021 Tak Naik, Pengusaha ke Buruh: Harap Mengerti

Ferdi Rantung, Jurnalis · Selasa 03 November 2020 12:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 03 320 2303319 ump-2021-tak-naik-pengusaha-ke-buruh-harap-mengerti-NDq0CfP4Kq.jpg UMP 2021 Tidak Naik. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi (HIPPI) DKI Jakarta Sarman Simanjorang meminta para serikat pekerja atau buruh untuk tidak membesarkan masalah kenaikan upah minimum pada 2021. Dia berharap agar para buruh dapat mengerti kondisi pengusaha atau tempat mereka bekerja.

"Saya harap serikat buruh tidak mempermasalahkan UMP ini secara berlebihan," katanya, dalam Market Review IDX Channel, Selasa (3/11/2020).

Baca Juga: Ternyata Kenaikan UMP Bikin Gaji Buruh Lebih Kecil, Kok Bisa?

Dia menjelaskan, para buruh harus bisa melihat kondisi di tempat mereka bekerja, apakah terdampak pandemi covid-19.atau tidak?

UMP

Sarman menuturkan bahwa saat ini hampir 90% lebih para pengusaha di seluruh wilayah Indonesia itu terdampak akibat pandemi.

Baca Juga: Pengusaha Kecewa Berat Gubernur Naikan UMP 2021

"Beban pengusaha sangat berat. Jika ditambah UMP akan membuat pengusaha semakin terpuruk. Kita harapkan para buruh mengerti kondisi ini," jelasnya.

Dia menambahkan, dengan tidak menaikan UMP maka dapat meringankan cash flow para pengusaha. Sebab, saat ini cash flow sudah sangat berat, apalagi kepastian pandemi ini selesai belum tahu kapan itu terjadi.

"Dengan UMP tidak dinaikan, maka beban pengusaha semakin ringan. Hal itu dapat membuat recovery pelaku usaha semakin cepat sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan juga pertumbuhan ekonomi, jika tahun depan pandemi bisa diatasi," terangnya

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini