Menkop Ingin Pekerja UMKM Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 04 November 2020 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 320 2304019 menkop-ingin-pekerja-umkm-dilindungi-bpjs-ketenagakerjaan-SeQ7WtcjUa.jpg Pekerja UMKM Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menandatangani nota kesepahaman yang diharapkan bisa mendorong transformasi UMKM dan koperasi memiliki perlindungan sosial.

"Saya kira kerjasama ini penting untuk memberikan perlindungan sosial bagi pekerja UMKM dan koperasi, apalagi dari statistiknya, 97% tenaga kerja kita diserap oleh sektor itu," ujar Teten di Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Baca Juga: 4 Fakta Sulitnya Pencairan JHT, Nomor 3 Banyak Calo

Jika dipantau dari data Badan Pusat Statistik (BPS), baru 8,1% atau sebanyak 9.982 koperasi yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Dengan kerjasama ini, Teten berharap persentase koperasi yang terdaftar akan semakin meningkat.

"Ini harus kita rumuskan hubungan kerja ini, karena anggota koperasi usahanya kecil-kecil. Mungkin nanti kalau kita dorong para KUMKM dengan jumlah 64 juta pelaku usaha berkoperasi. Sehingga lebih mudah mendorong kepesertaan BPJS ketenagakerjaan. Ini menjadi penting," jelasnya.

Baca Juga: Syarat Dapat Diskon 99% Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Dalam kesempatan yang sama, Agus memastikan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perhatian serius untuk meningkatkan keikutsertaan KUMKM ke dalam BPJS Ketenagakerjaan, terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Kita semua mengetahui bahwa sektor koperasi dan UMKM juga memiliki risiko kerja yang sama sama harus mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang berfungsi sebagai jaring pengaman terkait kondisi sosial ekonomi yang dihadapi para pekerjanya," terang Agus.

Menurut dia, ini merupakan kabar gembira bagi para pekerja di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM, serta seluruh ekosistem yang ada di lingkungan Koperasi dan UKM bahwa perlindungan jaminan sosial itu menjadi lebih dekat.

Agus menyambut, baik kerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM di mana memiliki visi dan misi yang sama untuk memberikan perlindungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya untuk koperasi dan UKM.

“Karena selama 24 jam tim kami di seluruh Indonesia siap merapat dengan bapak untuk bekerja sama untuk bisa meningkatkan kesejahteraan bagaimana bisa mempertahankan daya beli dan usaha dari para pelaku usaha di koperasi dan UKM,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini