Pertamina Hulu MahakamTerbitkan Kontrak Baru Pengadaan Jack-up Rig Senilai USD96 Juta

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 04 November 2020 20:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 320 2304309 pertamina-hulu-mahakamterbitkan-kontrak-baru-pengadaan-jack-up-rig-senilai-usd96-juta-bWoH8bfpRJ.jpg Penggunaan Teknologi di Wilayah Kerja Mahakam. (Foto: Okezone.com/SKK Migas)

JAKARTA - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) melanjutkan penggunaan jack-up rig Hakuryu-14 di Wilayah Kerja (WK) Mahakam. Hal ini dituangkan dalam penandatanganan kontrak baru pengadaan jack-up rig dengan konsorsium PT Segara Laju Perkasa dan PT Japan Drilling Indonesia dilaksanakan di Jakarta, hari ini.

 Selaku induk usaha PHM, Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Chalid Said Salim selaku Kuasa Direktur Utama PHM, dan Direktur Konsorsium PT Segara Laju Perkasa , PT Japan Drilling Indonesia, Ferry F. Karwur, menandatangani kontrak tersebut, disaksikan oleh Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas, Erwin Suryadi.

Baca Juga: Gandeng Kejagung, SKK Migas Minta Pengamanan Aset Hulu Migas

Chalid Said Salim dalam sambutannya mengatakan bahwa penandatanganan kontrak ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pertamina untuk menjaga tingkat produksi di WK Mahakam.

“Kontrak ini merupakan bagian penting dalam kegiatan produksi migas di WK Mahakam,” ungkapnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2020). 

Baca Juga: Diduga Kena Covid-19, Pejabat SKK Migas Meninggal Dunia

Nilai kontrak mencapai USD96 juta, berdurasi 1,5 tahun (dengan opsi perpanjangan 1+1 tahun), dengan komitmen TKDN sebesar 35%.

Chalid menambahkan, PHM akan terus mengedepankan aspek kesehatan dan keselamatan kerja dalam melaksanakan kegiatan operasi. “Penerapan K3LL selalu menjadi prioritas kami agar tidak ada kendala dan proyek dapat selesai sesuai jadwal yang ditetapkan,” pungkas Chalid.

Sesuai kontrak, jack-up rig Hakuryu-14 akan mulai beroperasi pada kwartal-II 2021 dan akan melakukan pengeboran di lapangan Peciko, South Mahakam, Sisi Nubi dan Bekapai. Termasuk pengeboran sumur explorasi MPT-1X dan pengeboran pengembangan di 3 anjungan baru di lapangan Sisi Nubi dan South Mahakam.

Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas, Erwin Suryadi menyambut baik realisasi proyek di tengah masa pandemi seperti saat ini. SKK Migas mendorong agar keberhasilan investasi ini dapat dilanjutkan dengan investasi-investasi lain sesuai kesepakatan yang tertuang dalam Work Program & Budget (WP&B) yang telah disetujui bersama antara SKK Migas dan PHM.

“Realisasi investasi oleh PHM sangat diharapkan untuk mendukung pencapaian target 2020 dan target 1 juta bopd dan 12 bsfcd pada tahun 2030,” ujarnya.

SKK Migas berharap agar pelaksanaan kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal dan transfer teknologi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini