Indonesia Masuk Jurang Resesi, Cari Sumber Uang Baru

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Kamis 05 November 2020 22:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 05 622 2304643 indonesia-masuk-jurang-resesi-cari-sumber-uang-baru-eSQfXsuOsv.jpg Personal Finance (Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia triwulan III-2020 terhadap triwulan III-2019 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 3,49%. Dengan begitu, ekonomi Indonesia masuk zona resesi atau minus dalam dua kuartal berturut-turut.

Financial Planner Safir Senduk menilai saat resesi seperti sekarang masyarakat sebaiknya berhenti belanja yang tidak mendesak dan penting. Seharusnya masyarakat bisa memprioritaskan belanja pada hal-hal yang memang mendesak saja.

 Baca juga: Perlukah Mengosongkan Saldo di Rekening saat Indonesia Resesi?

Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa mempertahankan uang tunai jika kemungkinan berjaga jaga kalau resesi ini berkepanjangan. "Tetap lakukan Investasi. Namun harus fokus pada produk Reksa Dana Pasar Uang dan juga Pendapatan Tetap," kata Safir saat dihubungi, Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Dia juga meminta agar masyarakat bisa fokus untuk mencari sumber penghasilan baru. "Kembangkan semua yang bisa didayagunakan untuk dapat penghasilan," ujar dia.

 Baca juga: Indonesia Resesi, Saatnya Cash is The King

Menurut Safir, jika masyarakat sudah terlanjur belanja di sektor saham maka bisa segera dipindahkan atau alihkan ke reksadana Pasar Uang atau Pendapatan Tetap. "Tapi kalau itu uang lebih, diamkan saja di Saham tidak apa apa," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini