Bukit Asam Bidik Proyek PLTS di Bandara Soetta

Aditya Pratama, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 278 2305191 bukit-asam-bidik-proyek-plts-di-bandara-soetta-GBeAG1Y9cB.jpg PTBA Transformasi Bisnis ke Energi Terbarukan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) serius menjalankan bisnis sektor Energi Baru Terbarukan (EBT). Hal ini dilakukan dalam rangka transformasi bisnis perseroan ke depannya.

Direktur Utama Bukit Asam, Arviyan Arifin mengatakan, dalam melakukan transformasi bisnis ke energi terbarukan, pihaknya sudah mulai merintis pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di beberapa tempat, salah satunya dengan Angkasa Pura (AP) II.

Baca Juga: Canggih, Ini Daftar 3 Bandara yang Pakai Listrik Tenaga Surya

PTBA bersinergi dengan AP II dalam membangun dan mengoperasikan PLTS di Bandar Udara Soekarno-Hatta. PLTS kerjasama PTBA dan AP II tersebut berupa 720 solar panel system dengan photovoltaics berkapasitas maksimal 241 kilowatt-peak (kWp) dan terpasang di Gedung Airport Operation Control Center (AOCC).

"Kita mulai merintis pembangunan PLTS tenaga surya dan kita sudah berhasil membangun di Angkasa Pura II, nanti Insya Allah kita akan lakukan dengan pola yang sama di semua pelabuhan udara, bandara yang ada di bawah AP II dan AP I," ujar Arviyan dalam video conference PTBA, Jumat (6/11/2020).

Baca Juga: Kejar Target 23% EBT di 2025, Bisa Enggak Ya?

Tidak hanya dengan Angkasa Pura, Arviyan menyebut bahwa PTBA juga akan menggarap proyek pembangunan PLTS lainnya yakni di Ombilin, Sumatera Barat. Adapun pembangunan ini akan dilakukan di lahan pasca tambang yang akan terpasang PLTS dengan kapasitas mencapai 200 MW.

"Ini kita bisa membangun PLTS dengan kapasitas 100 MW dengan menggunakan lahan pasca tambang yang sudah tersedia. Diharapkan proyek ini rampung pada tahun 2023 atau 2024," ucapnya.

Sebagai informasi, PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di seluruh bandaranya. Demi mewujudkan itu, perseroan dan PT Len Industri menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Kajian Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

Sejalan dengan MoU tersebut, akan ada kajian teknis implementasi EBT di 3 bandara yakni Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara Kualanamu di Deli Serdang, dan Bandara Banyuwangi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini