Share

Indonesia Resesi, Pengangguran Bakal Capai 15 Juta Orang pada 2021

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 320 2305239 indonesia-resesi-pengangguran-bakal-capai-15-juta-orang-pada-2021-pEe50jN61B.jpeg Karyawan di PHK (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudistira mengatakan pengangguran akan terus meningkat hingga tahun 2021. Adapun, pengangguran akan mencapai 15 juta orang.

Hal ini dikarenakan angkatan kerja terus bertambah, sementara sektor yang serapan kerjanya besar seperti industri pengolahan justru alami penurunan. Serapan kerja di sektor industri pengolahan menurun dari 14,9% menjadi 13,6% pada Agustus 2020.

Baca Juga: Begini Cara Dapatkan Uang dari Youtube dengan Mudah

"Industri pengolahan terdampak pelemahan daya beli di dalam dan pasar ekspor sehingga terpaksa lakukan efisiensi pegawai. Sementara itu jasa konstruksi termasuk infrastruktur yang diandalkan serap tenaga kerja justru menurun dari 6,74% menjadi 6,28% yang mana akan meningkat hingga 15 juta pengangguran," kata Bhima saat dihubungi di Jakarta, Jumat (6/11/2020).

 

Kata dia, sektor konstruksi termasuk sektor yang mengalami imbas paling besar dari adanya pandemi. Beberapa proyek terhambat. Sekarang yang terpenting pemerintah harus menyiapkan mitigasi ledakan pengangguran.

"Salah satunya dengan mendorong pelaku usaha UMKM tetap produktif dengan akses ke digitalisasi, dan peningkatan perlindungan sosial untuk mencegah naiknya jumlah orang miskin baru," tandasnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran semakin bertambah karena Covid-19. Pengangguran naik 2,67 juta orang menjadi 9,77 juta orang pada kuartal III-2020.

Rinciannya terdapat 29,12 juta orang (14,28% penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19, terdiri dari pengangguran karena Covid-19 (2,56 juta orang), Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 (0,76 juta orang), sementara tidak bekerja karena Covid-19 (1,77 juta orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 (24,03 juta orang).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini