Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Resesi Lagi sejak 1998, Begini Nasib Ekonomi di Akhir Tahun

Kunthi Fahmar Shandy , Jurnalis-Jum'at, 06 November 2020 |13:57 WIB
   RI Resesi Lagi sejak 1998, Begini Nasib Ekonomi di Akhir Tahun
Indonesia Resesi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Kedua, dukungan dari percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) meski hingga kuartal III 2020 realisasinya masih di bawah 50%. Meski begitu, menurut Asmo, jika gelombang kedua Pandemi terjadi maka akan memaksa pemerintah Indonesia untuk memperketat kembali PSBB.

"Tapi ekonomi pada kuartal IV 2020 kinerjanya tidak banyak berubah dari kuartal III 2020. Dan risiko lain juga dapat muncul saat pemerintah mencairkan paket stimulus tidak secepat yang diharapkan. Karenanya, kami memperkirakan bahwa ekonomi dalam setahun penuh 2020 bisa kira-kira berkisar dari -2,21% menjadi -1,50%," ujar dia.

Ke depan, Indonesia perlu mempertahankan beberapa tingkat PSBB sampai vaksin Covid 19 tersedia tersedia secara luas. Bahkan ini bisa berlangsung hingga semester I 2021 dan bisa memberikan beberapa tantangan bagi perekonomian untuk hidup kembali lebih cepat.

Selain itu, Omnibus Law yang diharapkan dapat mendorong investasi juga membutuhkan berbagai peraturan pelaksana sebelum diberlakukan secara efektif. "Dengan demikian kami memperkirakan ekonomi untuk meningkat secara bertahap sebesar 4,43% pada tahun 2021," imbuhnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement