“Agar momentum pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, pemerintah telah mengoptimalkan belanja pemerintah, baik Pusat maupun Daerah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional untuk menjaga perekonomian dari sisi permintaan dan penawaran agar dapat menjaga daya beli masyarakat dan menstimulus sektor-sektor usaha menggeliat kembali,” lanjut Airlangga.
Program Penanganan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi Nasional (PC-PEN) memperlihatkan progress yang baik. Per 2 November 2020, dana PC-PEN terealisasi sebesar Rp 366,85 triliun atau 52,8% dari pagu sebesar Rp 695,2 triliun. Ini terbagi atas enam klaster program yakni program kesehatan, perlindungan sosial, sektoral K/L Pemda, dukungan UMKM, pembiayaan korporasi, dan insentif usaha.
“Pemerintah juga menyiapkan strategi percepatan realisasi anggaran PEN dengan terus melakukan monitoring dan evaluasi yang dilakukan setiap minggu, re-alokasi anggaran antar klaster, termasuk melakukan perluasan program yang sudah berjalan dengan baik, dan menyusun proyeksi realisasi program terkait 4 klaster PEN,” tutup Airlangga.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.