Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Diprediksi Naik meski Dolar AS Sedang Perkasa

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 10 November 2020 |09:00 WIB
Rupiah Diprediksi Naik meski Dolar AS Sedang Perkasa
Rupiah Menguat terhadap Dolar AS. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah diperkirakan masih akan menguat pada pembukaan perdagangan pagi ini. Meskipun penguatan tipis hanya 10 hingga 20 poin.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan Rupiah masih akan terjadi karena data ekonomi dalam negeri masih baik. Meskipun malam tadi, saat pembukaan perdagangan di Amerika Serikat, mata uang dolar sangat perkasa.

Baca Juga: Kemenangan Joe Biden Bakal Kuatkan Rupiah

"Rupiah tetap menguat tapi tipis sekitar 10-20 poin. Karena data dalam negeri masih cukup bagus," ujarnya kepada media, Selasa (11/10/2020).

Sementara itu, untuk emas diperkirakan akan mengalami pelemahan. Mengingat, harga emas dunia pun pada pembukaan perdagangan di Amerika Serikat mendadak anjlok.

Baca Juga: Indonesia Resesi, Rupiah Justru Menguat Tajam

"Kalau emas kemungkinan kembali ke Rp935.000 per gram," ucapnya.

Ada beberapa hal yang menyebabkan harga emas anjlok. Pertama, adalah terkait suksesnya uji klinis tahap tiga dari vaksin Covid-19 yang dilakukan oleh perusahaan Amerika Serikat dengan BioNTech asal Jerman.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement