Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Direksi dan Komisaris BUMN Belum 100% Diisi Tenaga Profesional

Ferdi Rantung , Jurnalis-Selasa, 10 November 2020 |13:22 WIB
Direksi dan Komisaris BUMN Belum 100% Diisi Tenaga Profesional
Jabatan Direksi dan Komisaris BUMN Bukan 100% Profesional. (Foto: Okezone.com/BUMN)
A
A
A

JAKARTA - Direksi dan Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini dinilai belum memiliki kriteria good corporate governance (GCG). Alasannya, jabatan-jabatan yang diisi para relawan atau pendukung partai politik.

"Seharusnya jabatan itu diserahkan kepada profesional. Jadi 100% harus profesional bukan pendukung atau relawan politik," kata Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira, dalam Market Review IDX channel, Selasa (10/11/2020).

Baca Juga: Erick Thohir Ingin Jadikan Bali Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan

Dia menuturkan, saat ini kondisi BUMN tidak jauh berbeda dengan Menteri BUMN sebelumnya. Direksi dan Komisaris masih diisi oleh relawan partai yang tidak mempunyai track record atau pengalaman di bidangnya.

"Jadi posisi komisaris dan direksi diisi orang yang tidak profesional di bidangnya, sehingga berdampak pada kinerja BUMN tersebut," terangnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement