Waspada! Ekonomi Kuartal IV Masih Bisa Minus, RI Resesi hingga Akhir Tahun

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 320 2307413 waspada-ekonomi-kuartal-iv-masih-bisa-minus-ri-resesi-hingga-akhir-tahun-sxc89q3xVP.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Melihat pertumbuhan ekonomi triwulan-ke-triwulan yang positif di kuartal III 2020, Indonesia tampaknya berada dalam momentum pemulihan. Meski begitu, lintasan pemulihan masih belum pasti dan akan bergantung pada beberapa hal.

Baca Juga: Dampak Covid-19, 1.500 Pekerja di Bekasi Jadi Korban PHK

Pertama, perjalanan Covid-19 tersebar di seluruh Indonesia dan protokol efektivitas kesehatan itu akan menentukan tingkat ukuran pembatasan sosial di seluruh provinsi.

"Kedua, mobilitas masyarakat akibat penanggulangan covid-19. Ketiga seberapa efektif pencairan dana PEN dan kecenderungan masyarakat untuk membelanjakannya. Keempat, waktu kapan vaksin yang aman dan efektif dapat didistribusikan secara nasional," kata Ekonom UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja saat dihubungi di Jakarta, Selasa (10/11/2020).

 

Dengan melihat tingkat mobilitas Indonesia dan perkembangan Covid-19, sangat kecil kemungkinannya Indonesia dapat membukukan pertumbuhan positif di kuartal IV 2020.

"Apalagi mengingat PSBB masih diberlakukan," sebut dia.

Meski aktivitas seperti belanja bahan makanan meningkat, namun aktivitas lain seperti retail dan rekreasi dan pergi ke tempat kerja masih mandek seperti bulan Juni. Selain itu, masih terdapat risiko penurunan pada pemulihan Indonesia, yang dikarenakan ketidakpastian seputar penyebaran covid-19.

"Indonesia sepertinya mencapai puncak peningkatan kasus harian pada bulan Oktober. Namun demikian, memang perlu diperhatikan bahwa rangkaian reli pada bulan Oktober dan kemungkinan akan mengakibatkan penyebaran yang lebih luas," jelas Enrico.

Di sisi lain, aktivitas manufaktur masih mengalami kontraksi selama dua tahun terakhir dengan indeks manufaktur PMI Oktober turun ke 47,8.

"Kami sekarang mengharapkan pertumbuhan yang hampir sama di kuartal IV 2020 dari -0,30% menjadi -1,5% atau sekitar -2,5% hingga -1,1%," jelasnya.

Paket stimulus akan terus mendukung level konsumsi dalam jangka pendek. Selain itu didorong oleh ketersediaan vaksin maka ekonomi Indonesia diharapkan dapat kembali tumbuh positif mulai kuartal I 2021, mengarah ke pertumbuhan setahun penuh 2021 di 4,3%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini