Operasi LRT Jabodebek Molor Lagi ke 2022, Ini Biang Keroknya

Ferdi Rantung, Jurnalis · Rabu 11 November 2020 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 11 320 2307837 operasi-lrt-jabodebek-molor-lagi-ke-2022-ini-biang-keroknya-P3G9Y8BWdg.jpg LRT Jabodebek (Foto: Sindonews/Ferdi)

JAKARTA - Pengoperasian Light Rail Transit (LRT) Jabodebek akan mundur dari yang waktu ditargetkan. Awalnya, LRT di targetkan beroperasi pada 2021, namun karena ada kendala molor hingga 2022.

"Dari rencana awal ada kemunduran. Ditargetkan pertengahan 2022 sudah beroperasi," ujar Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson dalam peresmian pengecoran longspan Dukuh Atas di Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Dia mengatakan bahwa kemunduran waktu dari target awal, disebabkan oleh pembebasan lahan. Lokasi pembebasan tersebut terjadi di daerah Bekasi dan Dukuh Atas.

"Ada kendala pembebasan lahan namun kini sudah selesai" terangnya

 

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan angkutan massal seperti LRT Jabodebek sangat penting bagi masyarakat Jakarta. Untuk itu pembangunan transportasi umum ini harus segera diselesaikan.

"Jakarta satu kota besar yang butuh angkutan massal, sehingga angkutan seperti LRT dan MRT, merupakan hal penting," kata Budi Karya.

Sekedar informasi, pada hari ini PT. Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) melakukan pengecoran bentang panjang terakhir dari pembangunan LRT Jabodebek . Pengecoran terakhir ini terletak di stasiun Dukuh Atas. Pembangunan LRT ini mendapatkan rekor MURI, karena merupakan bentang panjang, terpanjang di dunia dengan jarak 44 km.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini