Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Resesi, Teten Masduki: Lebih Baik dari Malaysia

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 11 November 2020 |16:23 WIB
Indonesia Resesi, Teten Masduki: Lebih Baik dari Malaysia
Resesi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami resesi pada kuartal III-2020 karena minus 3,49%. Mengingat, selama dua kuartal berturut-turut, ekonomi Indonesia mengalami minus.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, meskipun mengalami minus, ekonomi Indonesia mengalami perbaikan. Hal tersebut terlihat dari kontraksi ekonomi di kuartal III yang mengalami perbaikan.

Adapun pada kuartal II-2020, ekonomi Indonesia mengalami minus 3.49% secara tahunan (year on year/yoy). Sedangkan pada kuartal ketiga, ekonomi Indonesia mengalami minus 5,32% secara tahunan (yoy).

Menurut Teten, ekonomi berkontraksinya ekonomi Indonesia ini salah satu penyebabnya adalah daya beli masyarakat yang menurun. Mengingat daya beli masyarakat berkontribusi cukup besar pada perekonomian Indonesia.

"Karena itu maka ekonomi kita mengalami kontraksi pada dua kuartal, meskipun pada kuartal ketiga kita lebih membaik menjadi -3,4%, dari 5,3% di kuartal II," ujarnya dalam diskusi virtual, Rabu (11/11/2020).

 

Menurut Teten, meskipun mengalami kontraksi namun ekonomi Indonesia masih jauh lebih baik dibandingkan negara tetangga. Seperti misalnya negara seperti Malaysia, China, hingga Singapura.

"Dan kalau kita bandingkan dengan negara tetangga, Singapura, Thailand, Malaysia, China dan Eropa kita relatif lebih baik," ucapnya.

Menurut Teten, hal tersebut menjadi modal bagi pemerintah untuk menyemangati untuk mendongkrak perekonomian. Misalnya dengan mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah UMKM.

"Ini menyemangati kita untuk terus menyiasati keadaan sulit ini terutama lewat UMKM. Karena kalau yang gede kan di tengah situasi ini menunda ekspansi bisnis menunda investasi, yang kecil ini enggak bisa menunda, berhubungan langsung dengan perut jadi untung dikit enggak kenapa-napa," ucapnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement