Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani Ungkap Penyebab Surplusnya Neraca Perdagangan di Tengah Covid-19

Ferdi Rantung , Jurnalis-Kamis, 12 November 2020 |14:18 WIB
Sri Mulyani Ungkap Penyebab Surplusnya Neraca Perdagangan di Tengah Covid-19
Ekspor-Impor di Pelabuhan. (Foto: Okezone.com/Pelindo I)
A
A
A

JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia pada Januari-September 2020 surplus hingga USD13,5 miliar. Meski di tengah pandemi Covid-19, neraca perdagangan tahun ini bahkan tertinggi sejak 2012.

Menurut Menteri Keuangan Sri mulyani Indrawati, neraca perdagangan Indonesia bisa surplus disebabkan adanya kontraksi pada ekspor dan impor akibat pandemi.

Baca Juga: Produk Halal Berkontribusi Atas Surplusnya Neraca Dagang RI

"Kita melihat adanya kontinu surplus selama lebih dari lima bulan atau enam bulan terakhir. Ini diakibatkan dua-duanya mengalami kontraksi ekspor dan impor, namun kontraksi di sisi impor jauh lebih dalam," katanya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI , Kamis (12/11/2020).

Baca Juga: Neraca Dagang Surplus USD2,44 Miliar, Sri Mulyani hingga Mendag Tuai Pujian

Dia menjelaskan, dengan ada kontraksi pada sisi impor membuat seolah-olah neraca perdagangan menjadi surplus.

"Ini yang menyebabkan kemudian kelihatan adanya meraca perdagangan kita yang mengalami surplus. Nanti ini implikasinya dan lain-lain pak gubernur dapat menjelaskan," terangnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement