Ada Indikasi Transaksi Shadow Banking di Kasus Maybank

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Sabtu 14 November 2020 05:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 320 2309177 ada-indikasi-transaksi-shadow-banking-di-kasus-maybank-jmORTFdIPy.jpg Perbankan. Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Kasus Winda, seorang nasabah Maybank, saldo tabungannya raib, lebih dari Rp22 miliar menjadi sorotan. Dalam kasus tersebut diindikasi adanya kejanggalan transaksi mengerucutkan ada praktik "Shadow Banking" di dalam Maybank yang lagi-lagi bobol oleh oknum.

Shadow Banking adalah kegiatan perantara keuangan tetapi tidak tunduk pada pengawasan peraturan sistem perbankan.

 

"Banking ini tugasnya jelas melakukan fund rising yang mana menerima dana nasabah dikelola dipinjamkan lagi kepada debitur itu yang dilakukan. Tapi pelanggaran shadow banking ini merupakan masuk uang dan dia ambil terus dia puter lagi itu bertentangan," kata Rektor Perbanas Institute Hermanto Siregar.

Baca Selengkapnya: Kasus Maybank, Dana Nasabah Hilang Rp22 Miliar Kuat Aroma Shadow Banking

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini