Ekspor Anjlok, Pengusaha Furnitur Andalkan Pasar Lokal

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 17 November 2020 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 455 2310985 ekspor-anjlok-pengusaha-furnitur-andalkan-pasar-lokal-NhIB4i1rTk.jpg Upaya Pengusaha Furnitur Bertahan di Tengah Pandemi. (Foto:: Okezone.com)

JAKARTA – Pandemi Covid-19 membuat aktivitas perdagangan ekspor terdampak penurunan yang signifikan. Pasalnya, beberapa negara menerapkan kebijakan karantina wilayah sehingga aktivitas pengiriman barang terganggu.

Salah satu jenis usaha yang mengalami penurunan penjualan adalah sektor furnitur. Dunia internasional mengakui furnitur asal Indonesia mempunyai keunggulan tersendiri. Namun, pandemi membuat pengusaha furnitur Tanah Air memutar otak untuk mengubah target penjualan.

Baca Juga: Mahasiswa Ditantang Jadi Pengusaha daripada Bikin CV Kerja

“Karena bisnis saya furnitur, kita 70% ekspor, 30% lokal. Namun, begitu pandemi kita terjadi penurunan ekspor. Saya lihat peluang untuk merambah ke pasar domestik. Saya mulai ke pasar domestik. Mungkin banyak orang bikin kantor di rumah saat WFH ini,” kata Seorang pengusaha furnitur, Shinta Melodi di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (17/11/2020).

Dia menyebut, jika tetap mengandalkan pemasanan ekspor saja, maka usahanya akan gulung tikar juga seperti pebisnis lainnya. Oleh sebab itu, dirinya mengubah target penjualan untuk konsentrasi ke pasar domestik selama pandemi ini.

Baca Juga: Berlian Merah Muda-Ungu Terbesar Laku Terjual Rp376 Miliar

"Nilai penjualannya untuk ekspor ada penurunan, tapi domestik ada penambahan. Tapi umumnya tetap menurun,” ujarnya.

Dia mengaku sejak Juni 2020 lalu penjualan ke luar negeri mulai ada peningkatan sejak beberapa negara melonggarkan aturan tentang kegiatan bisnis. “Di ekspornya kemarin awal pandemi sempat menurun. Tapi sejak Juni kita mulai mengirim barang lagi ke luar negeri. Harus terus semangat,” kata Shinta.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini