Belajar Investasi dari Drakor, Pilih Park Saeroyi atau Han Ji Pyeong?

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 622 2313101 belajar-investasi-dari-drakor-pilih-park-saeroyi-atau-han-ji-pyeong-JHtsye06Vc.jpg Kim Seon Ho (Foto: TvN)

JAKARTA - Bagi para pecinta drama Korea Selatan tentu sudah tak asing lagi dengan drama Itaewon Class dan Start Up. Kedua film itu terdapat tokoh utama dinilai pintar berinvestasi saham, yaitu Park Saeroyi atau Han Ji Pyeong.

Park Saeroyi menjadi aktor dalam drama Itaewon Class. Sementara Han Ji Pyeong membintangin drama Start Up. Masing-masing mempunyai cerita tersendiri dan ketokohan yang berbeda-beda.

Baca Juga: Butuh Duit, Jual Aset atau Ngutang ke Pinjol?

Dilansir dari akun Instagram perencana keuangan @pritaghozie, Jumat (20/11/2020) begini ulasan perbandingan keduanya dalam mencapai kesuksesan saat berinvestasi saham:

1. Who manage it?

Saeroyi:

Sejak awal, dia menyerahkan pengelolaan asetnya (dari dana klaim asuransi jiwa bapak), kepada temannya, Ho-Jin, yang berprofesi sebagai fund manager. Asetnya pun terus naik karena diinvestasikan di saham bagus.

jipyeong

Ji Pyeong:

Sudah punya bakat sebagai fund manager saat berhasil memenangkan kompetisi trading saham semasa sekolah. Dia pun mengelola uang tabungan haelmoni dari 8 juta Won menjadi 80 juta Won.

"Pilihan kelola sendiri atau dikelolain, hasilnya akan sama kece selama dilakukan dengan analisan dan investment style yang benar," tulis @pritaghozie.

2. Understand your investment

Saeroyi:

Investasi langsung di perusahaan publik.

Ji Pyeong:

Investasi langsung di perusaahaan start-up alias sebuah bisnis.

"Berinvestasi di saham IPO maupun berinvestasi di bisnis yang belum IPO tetap butuh ilmu valuasi fundamental. Biasanya, jangka waktu investasi di perusahaan start-up lebih pendek daripada investasi di perusahaan publik. Dua-duanya sama kerennya," tulis @pritaghozie.

3. What is your goal?

Saeroyi:

Di Itaewon Class, dia rupanya terobsesi untuk menguasai saham Jangga Corp dalam jangka panjang dengan berinvestasi saham publik.

Ji Pyeong:

Sebagai top Venture Capitalist, Mr. Han mengejar return on investment dari perusahaan start-up yang didanai.

"Dalam berinvestasi langsung ke perusahaan, penting banget untuk paham apa tujuan investor. Jika jangka panjang, pilihan portofolio saham langsung atau reksa dana saham sangat menarik. Sedangka, jika mau ikut berproses juga dengan para founders, investasi di perusahaan start-up pasti seru banget," tulis @pritaghozie.

4. The risk

Saeroyi:

Dalam jangka pendek, biasanya risiko volatilitas yang terjadi di pasar saham. Namun, dalam jangka panjang, risiko bisa berkurang untuk saham yang "non kolestrol". Makanya, sadar tidak mumpuni, dia minta fund manager yang mengelola.

Ji Pyeong:

Investasi di perusahaan start-up? Wah, risiko terbesar adalah gagal bayar alias ga balik modal, marimar. Jadi, ga heran juga required return Mr. Han harusnya sih lebih tinggi daripada Saeroyi. Nah, biasanya calon investor akan detil banget saat proses pitching.

"Apapun pilihan investasi, pasti ada risikonya. Pahami, pelajari, jangan ikut-ikutan!," tulis @pritaghozie.

5. Setup your own emergency fund

Melihat tampilan keduanya, pasti mereka mempunyai dana darurat dulu sebelum berinvestasi. Karakter keduanya adalah perencana jangka panjang.

"Yang perlu dihindari dalam berinvestasi saham yaitu menggunakan dana pinjaman dan dana tabungan untuk kebutuhan tertentu. Selalu miliki dana darurat sebelum berinvestasi dan menggunakan idle untuk berinvestasi," tulis @pritaghozie.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini