Sri Mulyani Beberkan Cara RI Keluar dari Middle Income Trap

Fakhri Rezy, Jurnalis · Sabtu 21 November 2020 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 320 2313519 sri-mulyani-beberkan-cara-ri-keluar-dari-middle-income-trap-dS5wATXghG.jpg Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA - Middle Income Trap atau perangkap sebagai negara berpenghasilan menengah bukanlah tantangan baru. Hal ini terjadi di banyak negara tetapi hanya sedikit yang mampu melewati perangkap ini.

Untuk keluar dari jebakan tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, sebuah negara harus mampu mendorong ekonominya dengan produktivitas tinggi melalui teknologi, deregulasi, dan birokrasi yang efisien. ⁣⁣

⁣⁣Baca juga: Tak Cuma Lawan Covid-19, Sri Mulyani: Kita Harus Bangun Indonesia

"Proyeksi memperlihatkan, jika Indonesia mampu memperbaiki aspek-aspek fundamental dan melakukan transformasi teknologi, deregulasi, dan reformasi birokrasi maka sangat mungkin Indonesia menjadi negara yang memiliki produktivitas tinggi dan mencapai level income yang tinggi pula," ujarnya mengutip akun Instagram @SMIndrawati, Jakarta, Sabtu (21/11/2020).⁣⁣

⁣⁣

Dirinya mengatakan, Omnibus Law Cipta Kerja merupakan upaya nyata untuk memperbaiki diri dengan melakukan langkah fundamental secara struktural agar Indonesia bisa benar-benar maju menjadi negara yang makin sejahtera. Didukung dengan income per kapita makin tinggi dan makin adil bagi masyarakatnya.⁣⁣

⁣⁣Baca juga: Gas dan Rem Seimbang, Pemulihan Ekonomi RI di Jalan yang Benar

"Tren global memperlihatkan bahwa reformasi peraturan harus dilakukan untuk meningkatkan indeks kemudahan berusaha (ease of doing business) agar kita semakin berdaya saing," ujarnya.

Di era digitalisasi ini, menurutnya, Indonesia juga perlu meyakinkan investor bahwa kita bisa mengumpulkan pajak, menjaga hak perpajakan Indonesia, dan tidak terjadi erosi perpajakan - dengan cara yang baik dan selaras dengan inisiatif global.

"Dengan cara ini kita bisa menjaga daya tahan bidang perpajakan yang kompetitif," ujarnya. ⁣⁣

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini