Awan Gelap Masih Selimuti Ekonomi Global

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Sabtu 21 November 2020 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 320 2313582 awan-gelap-masih-selimuti-ekonomi-global-newsY2Xj1R.jpg Resesi (Shutterstock)

Hendri mengungkapkan perekonomian global pada tahun 2021 masih akan diselimuti awan ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 meskipun akan lebih rendah, sejalan dengan penemuan vaksin yang menjadi salah satu faktor yang dapat membantu menekan perkembangan pandemi tersebut.

"Hingga saat ini, prospek perkembangan kasus Covid-19 menunjukkan pergerakan yang masih sulit untuk ditebak," sebut dia.

Negara-negara besar, seperti Spanyol, Inggris, Italia, dan Jerman, yang sebelumnya mampu menekan penyebaran pandemi tersebut, kini harus menghadapi gelombang kedua, dengan jumlah tambahan kasus harian yang jauh lebih besar.

Di sisi lain, perekonomian global masih menghadapi serangkaian ketidakpastian dari sisi politik ekonomi. Joe Biden, yang menang dalam pemilihan presiden Amerika Serikat, berpotensi mengubah pendekatan Amerika Serikat terhadap negara mitra dagang, meskipun perang dagang dengan Tiongkok dan beberapa negara lainnya tidak serta merta mereda dalam waktu cepat.

"Negosiasi Brexit yang belum menemui titik terang, berpeluang menghambat investasi dan arus perdagangan. Hal-hal tersebut membuat prospek pemulihan ekonomi tahun depan belum akan tumbuh secara signifikan," terang dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini