Pemesanan Tiket Kereta untuk Liburan Natal Sudah Dibuka

Lukman Hakim, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 08:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 320 2317085 pemesanan-tiket-kereta-untuk-liburan-natal-sudah-dibuka-WTjDba5Jk0.jpg Tiket Kereta Api untuk Liburan Natal Sudah Bisa Dipesan. (Foto: Okezone.com/KAI)

SURABAYA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) membuka layanan pemesanan tiket kereta api (KA) jarak menengah dan Jauh untuk periode liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Masyarakat sudah dapat memesan tiket tersebut melalui aplikasi dari KAI serta kanal penjualan online resmi lainnya.

“Pemesanan tiket sudah kami buka bagi masyarakat yang hendak bepergian pada periode liburan Natal dan Tahun baru secara online, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, Jumat (27/11/2020).

Baca Juga: Libur Akhir Tahun Dikurangi, Apa Dampaknya ke Ekonomi RI?

PT KAI Daop 8 Surabaya dalam liburan Natal 2019 dan tahun Baru 2020 ini akan mengoperasikan 29 KA Jarak Menengah/Jauh Reguler. Adapun untuk stasiun keberangkatan awal dipusatkan pada 3 stasiun kelas besar yaitu Stasiun Malang sebanyak 6 KA jarak menengah dan jauh, Stasiun Pasar Turi sebanyak 7 KA jarak menengah dan jauh dan Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 16 KA Jarak menengah/Jauh (8 KA Pemberangkatan awal dan 8 KA yang melintas).

Adapun tujuan dari 29 KA jarak menengah dan jauh tersebut di antaranya ke arah Jakarta 12 KA, ke arah Bandung 5 KA, Ke arah Jember/Ketapang 7 KA, masing-masing 1 KA ke arah Cirebon, Lempuyangan, Semarang, Cilacap serta Purwokerto.

Baca Juga: Jelang Libur Akhir Tahun, Maskapai Mau Buka Rute Baru?

"Pada masa pandemi, kami menjual tiket KA Jarak Jauh dan Lokal hanya 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia," imbuh Suprapto.

Sebagai upaya peningkatan pelayanan dalam menerapkan protokol kesehatan, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan layanan rapid test seharga Rp85.000 di 5 stasiun. Yakni Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Sidoarjo dan Mojokerto.

“Jika dilakukan di stasiun, masyarakat diimbau untuk melakukan rapid test setidaknya H-1 tanggal keberangkatan. Tujuannya untuk menghindari antrean dan terburu-buru pada hari keberangkatan,” pungkas Suprapto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini