Share

Perjalanan Panjang dan Tantangan Indonesia Jadi Negara Maju di 2045

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 320 2317186 perjalanan-panjang-dan-tantangan-indonesia-jadi-negara-maju-di-2045-UGCCLHzo28.jpeg Ekonomi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Indonesia bercita-cita untuk menjadi negara maju pada usia 100 tahun di tahun 2045. Oleh karena itu, kini pemerintah sedang berusaha untuk mengeluarkan Indonesia dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan mampu atau tidaknya Indonesia keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah tergantung pada usaha dan kemaunya. Apalagi tantangan Indonesia untuk menuju fase tersebut sangat besar.

Apalagi posisi Indonesia sendiri saat ini masih menjadi negara berpenghasilan menengah dengan income per kapita sekitar USD4.000. Sedangkan untuk menjadi negara maju atau berpenghasilan tinggi butuh pendapatan di atas USD12.000 per tahun.

"Dan ini adalah tantangan kita bagaimana kita bisa melompat menjadi negara berpendapatan tinggi dan menjadi negara maju di tahun Indonesia emas nanti di tahun 2045," ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (27/11/2020).

Baca Juga: Ada Vaksin, Ekonomi dan Investasi RI Siap "Lari" Tahun Depan 

Menurut Destri, banyak negara-negara membutuhkan waktu puluhan tahun untuk bisa keluar dari perangkap pendapatan menengah. Adapula yang hingga saat ini masih belum juga keluar dari jebakan tersebut.

Dalam studi dilakukan World Bank pada 2016 , menyebutkan dari 110 negara middle income trap sejak 1960 hingga 2016, hanya terdapat 13 negara yang dapat tampil dalam jajaran negara maju. Sementara negara-negara terdekat seperti di Asia, hanya ada beberapa yang bisa lulus dari middle income trap selama kurang dari 10 tahun.

Destri mencontohkan negara seperti Korea Selatan yang membutuhkan waktu sekitar tujuh tahun untuk bisa keluar dari jebakan tersebut. Sementara Jepang hingga Hong Kong lebih lama lagi yakni 9 tahun.

Sementara itu, negara-negara lainnya justru membutuhkan waktu hingga puluhan tahun. Salah satu contohnya adalah Argentina.

Sementara itu, beberapa negara justru akhirnya gagal keluar dari jebakan tersebut. Misalnya saja beberapa negara dj Amerika Latin hingga Filipina yang hingga saat ini masih masuk ke dalam negara berpendapatan menengah.

"Tapi banyak negara lain yang membutuhkan waktu hingga puluhan tahun seperti contohnya Argentina. Beberapa negara Amerika Latin mengalami hal semacam itu termasuk Filipina sempat diperkirakan akan cepat menjadi negara maju ternyata mereka stuck juga di negara kelompok berpendapatan menengah," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini