Para mitra bersaing ketat dengan saingannya Moderna Inc, yang juga mengajukan permohonan persetujuan darurat dari regulator Eropa. Sahamnya anjlok hampir delapan persen dari rekor tertinggi sehari sebelumnya.
“Ada optimisme tentang apa artinya itu, ketika kita melihat berita seputar vaksin muncul,” kata Bill Northey, direktur investasi senior di Bank Wealth Management AS di Minneapolis seperti dilansir Antara, Jakarta, Rabu (2/12/2020).
"Saat kita mencari solusi kesehatan, kita bisa saja duduk di atas pegas aktivitas ekonomi yang melingkar, tapi butuh waktu beberapa saat untuk melepaskannya."
Sebelumnya pada hari itu, ekuitas global mendapat dorongan dari data yang menunjukkan aktivitas pabrik China pada November meningkat pada laju tercepatnya dalam satu dekade. Beberapa negara lain juga melaporkan peningkatan tajam dalam aktivitas pabrik.
Data AS menunjukkan pemulihan dalam aktivitas manufaktur kehilangan momentum pada November.
Investor juga fokus pada pernyataan Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell di Komite Perbankan Senat, di mana mereka menyetujui perlunya lebih banyak bantuan untuk usaha kecil.
Sementara itu, sekelompok bipartisan anggota parlemen AS meluncurkan RUU bantuan COVID-19 senilai USD908 miliar yang bertujuan untuk memecahkan kebuntuan selama berbulan-bulan antara Demokrat dan Republik atas bantuan darurat baru untuk bisnis kecil, pengangguran, maskapai penerbangan, dan industri lain selama pandemi.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.