Kenali Risiko Dalam Investasi Syariah

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 05 Desember 2020 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 05 622 2322079 kenali-risiko-dalam-investasi-syariah-n0Zgq5udmM.jpg Investasi (Shutterstock)

JAKARTA - Setiap orang memiliki profil risiko atau sejauh mana dapat menanggung risiko dalam memilih investasi. Sebelum berinvestasi, harus mengetahui profil risikomu agar dapat memilih instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan keuanganmu dan risikonya dapat toleransi

Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot mengatakan berbagai tips pilihan instrumen investasi syariah sesuai dengan profil risiko. Jika memilih resiko konservatif ini memilih instrumen yang cenderung memilih investasi yang stabil, berisiko rendah atau tidak berisiko sama sekali.

 Baca juga: Bentuk Lembaga Pengelola Investasi, Apa Bedanya dengan PIP dan SMI?

" Produk ini cocok untuk investor pemula yang masih perlu mengasah kemampuan melakukan analisis dan manajemen risiko," kata Sekar di Jakarta, Sabtu (5/12/2020).

Adapun investasi dengan profil risiko konservatif ini lebih cocok untuk memilih tabungan syariah, deposito syariah, reksa dana syariah, pasar uang dan sukuk negara.

Baca juga: Wih, Potensi Investasi Hijau RI USD458 Miliar

Sedangkan profil resiko moderat yang menyukai middle risk dan midle return. Ini masih bisa menoleransi risiko yang tidak terlalu besar dan masih berhati-hati dalam memilih produk investasi yang aman.

"Profil risiko ini cocok untuk reksa dana syariah, pendapatan tetap, reksa dana syariah campuran, dan sukuk korporasi," jelasnya.

Lalu, resiko agresif yang mana sudah terbiasa dengan fluktuasi harga dan tidak takut menaruh modal di instrumen yang memiliki resiko tinggi.

" Profil resiko ini cocok memiliki reksa dana syariah saham," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini