Erick Thohir Sebut Investor Jepang Tertarik dengan BUMN Indonesia

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Minggu 06 Desember 2020 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 06 320 2322617 erick-thohir-sebut-investor-jepang-tertarik-dengan-bumn-indonesia-ozKadhoat0.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus melakukan transformasi di tubuh perseroan pelat merah. Pada aspek peningkatan profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset-aset BUMN, Erick akan menggandeng perusahaan asing asal Jepang.

Dalam kunjunganya bersama Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ke Jepang pada 2 Desember 2020 lalu, delegasi Indonesia pun dijadwalkan melakukan pertemuan dengan otoritas negara.

Baca Juga: Jepang Modali Lembaga Pengelola Investasi Rp57 Triliun

Erick dan luhut pun sempat melakukan pertemuan dengan 20 perusahaan asal negara sakura tersebut. Lima di antaranya adalah Mitsubishi Estate, Mitsui, Hanwa, dan Sumitomo.

"Para investor Jepang sangat mendukung upaya kita untuk meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset-aset BUMN," ujar Erick lewat keterangan tertulisnya,Minggu (6/12/2020).

Baca Juga: Kenali Risiko Dalam Investasi Syariah

Indonesia sedang mengalami transformasi besar-besaran, yang mana BUMN bergerak maju menuju tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas yang lebih baik. Sehubungan dengan rencana pendanaan dan kerja sama dengan beberapa lembaga internasional pada awal 2021, pemerintah sedang mempersiapkan beberapa aset infrastruktur strategis yang sedang dikerjakan BUMN seperti jalan tol, bandara, dan pelabuhan laut.

Rangkaian kunjungan juga menjadi komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama. Komitmen ini tak terlepas dari kunjungan Yoshihide Suga ke Jakarta pada bulan Oktober lalu.

Baik PM Suga dan Presiden Jokowi bersepakat memperkuat sinergi Indonesia-Jepang dalam konteks bilateral. Kali ini, delegasi bertemu dengan beberapa instansi pemerintah Jepang dan sekitar 20 perusahaan terkemuka.

Keberadaan Erick dan Luhut di Jepang merupakan kunjungan kali kedua dari wakil pemerintah Indonesia. Sebelumnya, pada awal November lalu Menteri BUMN juga berkunjung ke negara matahari terbit itu dalam rangka memperkuat kerja sama di sejumlah sektor bidang ekonomi dan kesehatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini