JAKARTA – Belanja merupakan kegiatan yang disukai semua kalangan, bukan hanya wanita tapi juga pria. Namun, tak jarang kebiasaan belanja berlebihan menyebabkan pemborosan.
Jika hal ini dibiarkan terus-menerus, maka akan menjadi kebiasaan yang sangat sulit untuk diubah. Selain itu, keuangan pun menjadi kurang baik.
Adanya flash sale atau happy hour kerap kali menjadi alasan untuk menghemat lebih banyak uang di dompet. Faktanya, diskon tak selalu membuat belanja lebih hemat. Sebaliknya, kadang kali justru membuat seseorang ingin belanja lebih banyak dan menjadi boros.
Baca Juga: Libur Akhir Tahun, PLN Ingatkan Jangan Lupa Bayar Listrik
Dilansir dari Real Simple Jakarta, Rabu (9/12/20), ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengubah kebiasan belanja berlebihan. Coba terapkan cara-cara berikut ini untuk menahan diri berbelanja, bahkan dalam situasi yang paling menggoda.
1. Di Hari yang Buruk
Semua orang pasti pernah melalui hari yang buruk. Sebagian dari mereka, memilih belanja untuk menghilangkan stres.
Namun, terkadang ini dilakukan secara berlebihan. Triknya adalah mencegah godaan dengan menanyakan pada diri sendiri apakah yakin tidak ada penyesalan setelah melakukan hal itu.
Baca Juga: Menabung Sejak Dini, 70% Pelajar Ditargetkan Punya Rekening Bank
2. Merayakan Kenaikan Gaji Atau Bonus
Kenaikan gaji atau bonus mungkin memang patut dirayakan. Namun, terdapat perbedaan besar antara merayakan dan menyia-nyiakan seluruh uang.
Tidak perlu menghabiskan semua uang untuk merayakannya. Aturan praktis yang baik adalah menggabungkan pekerjaan dan permainan dengan menempatkan 90% untuk kebutuhan prioritas dan 10% untuk sesuatu yang menyenangkan.
3. Mendapatkan Email “Big Sale”
Belanja online memang memberi kemudahan, namun jika sudah kecanduan akan sulit untuk berhenti melakukannya. Belum lagi jika mendapat email terkait diskon.
“Big sale” kerap kali menjadi godaan terberat bagi kebayakan orang. Cara mengatasi hal ini adalah dengan menyadari bahwa tidak ada manfaatnya jika akhirnya membeli sesuatu yang tidak dibutuhkan.
Dan jika menyerah dan mengklik, tanyakan berapa jam yang harus dihabiskan bekerja untuk membayar ini. Hal ini membuat lebih siap untuk menolak pembelian.
4. Pindah ke Rumah Baru
Ketika baru saja pindah ke rumah baru, seseorang mungkin terus mengeluarkan uang untuk membeli perlengkapan. Terkadang hal itu hanya yang diinginkan, bukan yang dibutuhkan.
Maka disarankan untuk mempertimbangkan setiap biaya terhadap hal-hal lain yang dapat dibeli dengan harga yang sama. Membandingkan dua hal berbeda dengan harga yang sama, akan menyadarkan apakah pengeluaran itu merupakan pemborosan atau tidak.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.