Pikir-Pikir Dulu Sebelum Pilih Kontraktor, Cek Lisensinya

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Kamis 10 Desember 2020 15:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 470 2325267 pikir-pikir-dulu-sebelum-pilih-kontraktor-cek-lisensinya-0kWZz3J8zY.jpeg Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock

4. Apakah Memiliki Lisensi dan Terikat pada Asuransi?

Sebagian besar kontraktor perlu menempuh pendidikan tahunan untuk mendapatkan dan mempertahankan izin serta asuransi perlindungan bagi pekerjanya. Dengan begitu, jika seseorang terluka dalam pekerjaannya, asuransi perusahaan menanggung tagihan medis. Jika tidak, seorang pekerja yang terluka bisa mengejar pemilik rumah untuk membayar tagihan. Asuransi kerja akan menjadi kewajiban bagi pemilik rumah jika kontraktor tidak menyelesaikan pekerjaannya.

Izin diperlukan untuk sebagian besar pekerjaan renovasi profesional. Ini memastikan inspektur bangunan telah meninjau proyek dan menyetujuinya. Waspadalah terhadap kontraktor yang bersedia bekerja tanpa izin.

5. Apakah Memiliki Jadwal Pengerjaan Renovasi?

Pertanyaan ini perlu diajukan untuk menentukan jadwal awal dan akhir pengerjaan renovasi setelah mengetahui beberapa hal yang dibutuhkan. Jika membutuhkan proyek yang harus diselesaikan dengan jangka waktu tertentu, katakana pada mereka saat itu juga.

Hal tersebut patut dilakukan untuk mencegah terbengkalainya proses renovasi karena kontraktor terus menunda-nunda waktu pengerjaan.

6. Siapa yang akan Mengerjakan Proyek Renovasi?

Pemilik rumah wajib mengetahui siapa saja orang yang akan bekerja di rumahnya untuk melakukan renovasi. Setelah mengetahuinya, pemilik rumah akan tenang dengan para pekerja yang dapat dipercaya dengan baik.

“Kontraktor umumnya belum tentu datang ke rumah Anda setiap saat. Tanyakan apakah dia bisa menjadi mandor pada pekerjaan tersebut,” saran Hoffman.

7. Apakah dapat Memasukkan Hal Apapun ke Dalam Kontrak?

Setiap detail perlu dimasukkan ke dalam kontrak, seperti jadwal pengerjaan, pembayaran, bahan yang dibutuhkan serta barang penting lainnya. Sebelum uang berpindah uang ke kontraktor, kontrak wajib ditandatangani. Kontraktor yang profesional tidak akan menolak kontrak yang diajukan kepadanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini