Jadi Sales, Menko Luhut ke Investor AS: Ayo Investasi di Indonesia

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 11 Desember 2020 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 320 2325790 jadi-sales-menko-luhut-ke-investor-as-ayo-investasi-di-indonesia-QP6lDxwpL9.jpg Menko Luhut (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa kerjasama antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) masih di bawah potensi yang seharusnya. Luhut mengajak agar perusahaan-perusahaan AS bisa berbondong-bondong berinvestasi ke Indonesia.

"Beberapa waktu lalu, saya ke AS dan berbincang dengan Trump di Washington DC. Saya berkomunikasi dengannya, bagaimana bisa mengajak perusahaan-perusahaan AS bekerja sama dan berinvestasi di Indonesia," ujar Luhut dalam penutupan US-Indonesia Investment Summit secara virtual di Jakarta, Jumat(11/12/2020).

Baca Juga: Rayu Investor AS, Begini Cara Sri Mulyani Jadi Marketing 

Luhut menyebutkan bahwa Trump juga telah secara resmi memperpanjang fasilitas GSP kepada Indonesia. Ditambah lagi, CEO United States International Development Finance Corporation (DFC) Adam Boehler telah menandatangani Letter of Interest (LoI) untuk menginvestasikan sebesar USD2 miliar atau Rp28 triliun dari DFC kepada Indonesia Investment Authority atau sovereign wealth fund Indonesia di Washington DC bulan November lalu.

"Trump juga percaya bahwa pasar besar seperti Indonesia akan memperkuat ekonomi dan juga ikatan AS dengan Indonesia," terang Luhut.

Dia juga menambahkan bahwa Indonesia terus menunjukkan pemulihan ekonomi kendati terpaan pandemi Covid-19. Dan kedepannya, Luhut optimistis bahwa Indonesia akan bangkit di tahun 2021.

"Minggu lalu, Indonesia sudah menerima 1,2 juta dosis vaksin yang akan kami mulai vaksinasi secara gradual mulai Desember 2020 dan hingga 2021," ucapnya.

Pemulihan ini, lanjut dia, juga didukung oleh reformasi struktural yang didorong oleh UU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang menjadi babak baru perlindungan pekerja dan juga menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan investasi strategis.

"Saya berharap perusahaan-perusahaan AS bisa melihat potensi kerjasama dan investasi dengan Indonesia," pungkas Luhut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini