2,17 Juta Orang Diprediksi Wari-wiri Naik Kapal saat Libur Nataru

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 14 Desember 2020 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 320 2327458 2-17-juta-orang-diprediksi-wari-wiri-naik-kapal-saat-libur-nataru-o7bv1BuRHU.jpg Penumpang Kapal Penyeberangan Diprediksi Turun pada Libur Natal. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mempersiapkan diri untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2021. Karena libur Natal dan Tahun Baru terjadi pada saat pandemi Covid-19.

Direktur Utama ASDP Ira Pusapadewi mengatakan, target penumpang pada libur akhir tahun ini adalah sebesar 2,17 juta penumpang. puncak arus berangkat Natal diperkirakan jatuh pada 22-23 Desember dan puncak arus balik Tahun Baru diperkirakan terjadi pada awal Januari.

Baca Juga: Penumpang Kapal Penyeberangan Diprediksi Naik 12% saat Libur Akhir Tahun

Ira merinci, untuk kendaraan roda dua akan ada sekitar 152 ribu unit yang menyebrang. Sedangkan untuk kendaraan roda 4 ada sekitar 449 ribu unit kendaraan.

"Tahun ini, ASDP akan melakukan pemantauan khusus pada 10 lintasan penyeberangan dengan target penumpang sejumlah 2,17 juta orang," ujarnya dalam acara diskusi di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Senin (14/12/2020).

Ira menjelaskan, berbagai persiapan sarana dan pra sarana telah dilakukan oleh pihaknya baik itu di pelabuhan maupun di dalam kapal. Sehingga diharapkan pelaksanaan operasional libur natal dan tahun baru pada masa new normal ini bisa berjalan baik.

Baca Juga: Perayaan Natal, Sri Mulyani Berikhtiar Pemulihan Ekonomi akibat Covid-19

Termasuk juga melakukan pemantauan pada sepuluh rute penyebrangan. Adapun 10 lintasan penyeberangan yang dipantau khusus selama angkutan Natal dan Tahun Baru 2021 yaitu, Merak - Bakauheni, Ketapang - Gilimanuk, Padangbai- Lembar, Kayangan - Pototano, Tanjung Kelian - Tanjung Api-api, Telaga Punggur - Tanjung Uban, Ajibata - Ambarita, Bitung - Ternate, Hunimua - Waipirit, dan Kupang - Rote.

"Target ASDP, seluruh pengguna jasa dapat terlayani dengan baik, tidak adanya komplain, dan yang terpenting adalah pengguna jasa menyeberang dengan aman, nyaman dan selamat hingga tujuan pada periode Natal dan Tahun Baru ini," jelas Ira.

Ira menambahkan, meskipun dilakukan saat pandemi namun pihaknya akan tetap melakukan dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Termasuk juga dalam hal pengiriman barang atau angkutan logistik.

"Kondisi pandemi turut memengaruhi target produksi penumpang dan kendaraan selama Angkutan Natal dan Tahun Baru 2021 seiring berkurangnya mobilitas masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas lagi," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini