Pengusaha Ramal Ekonomi Indonesia Masih Berjuang Lawan Resesi

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 17 Desember 2020 18:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 320 2329666 pengusaha-ramal-ekonomi-indonesia-masih-berjuang-lawan-resesi-PUBzkWwf5k.jpg Indonesia Alami Resesi. (Foto: Okezone.com/Freepik)

Salah satu contohnya dengan memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM. Tak hanya pendampingan, bantuan permodalan juga karena selama ini, para pelaku usaha mikro ini masih kesulitan mendapatkan akses pinjaman modal dari perbankan.

Atas dasar itu pula, pihaknya terus gencar melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM. Para pelaku UMKM ini tak hanya dibimbing untuk bisa mendapatkan produk yang berkulitas tapi dijamin untuk mendapatkan akses pinjaman ke perbankan.

Sebagai informasi, Hipmi menandatangan nota kesepemahaman dengan INKOPPOL. Nantinya, program pendampingan dan pembiayaan ini akan dilakukan dimulai di kawasan DKI Jakarta terlebih dahulu.

“Nantinya, akan ada beberapa klaster yang mendapatkan pendampingan ini. Misalnya usaha baru dan mengembangkan usaha dan Inkoppol dan HIPMI mendukung. Kita daei 50-100 orang dan tahun depan target 1.000-2.000 berjalan dan kita mulai sedikit 1.00 binaan,” jelasnya.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi dan Kesehatan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Sari W. Pramono mengatakan, para pelaku UMKM khususnya yang kehilangan pekerjaan perlu mendapatkan dukungan berupa pendampingan dan akses pembiyaan. Sehingga masyarakat yang terkena PHK ini tidak terus menerus menerima bantuan dari pemerintah.

“Dalam masa pandemi ini banyak orang-orang yang kehilangan pekerjaan. Sehingga kita merasakan bahwa HIPMI masyarakat bisa berdiri di atas kaki sendiri tanpa harus terus menerus menerima bantuan dari pemerintah. Inilah tujuan MoU kita pada hari ini,” ucapnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini