Gaji PNS di Indonesia Sudah 18 Kali Naik

Rina Anggraeni, Jurnalis · Minggu 20 Desember 2020 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 20 320 2331077 gaji-pns-di-indonesia-sudah-18-kali-naik-u4k7mjWhWv.jpeg Gaji PNS Telah Naik 18 Kali. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia sudah dilakukan sebanyak 18 kali. Ke depan, gaji PNS pun akan mengalami pergantian sistem yang tidak berdasarkan pangkat atau golongan.

Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono hal ini berdasakarkan kenaikan gaji pertama kali pada tahun 1977. "Kalau kita lihat dari PP Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 Tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil, artinya sudah 18 kali terjadi kenaikan gaji sejak PP Gaji terbit tahun 1977," kata Paryono, di Jakarta, Minggu (20/12/2020).

Baca Juga: Gaji PNS Tanpa Pangkat, Ini Penjelasan BKN

Lanjutnya, kenaikan gaji itu berbeda dengan skema gaji baru. Kenaikan gaji bisa dilakukan jika kondisi keuangan negara.

"Sudah beberapa kali terjadi terakhir tahin 2019, tergantung dari kondisi keuangan negara", imbuhnya.

Baca Juga: Selain Industri, Jokowi Ingin Pelabuhan Patimban Dukung Ekspor UMKM

Lalu dia menambahkan kenaikan gaji PNS masih dalam pembahasan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

"Dalam FGD juga tidak tahu persis negara mana yang jadi acuan. Tapi saat ini gaji PNS masih dalam pembahasanya," tandasnya.

Sementara itu, sistem penggajian baru bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih dirumuskan. Berbeda dari sebelumnya, sistem gaji pns yang baru lebih sederhana dan tidak banyak komponennya.

Namun, untuk skema gaji pns yang diputuskan butuh waktu yang lama agar bisa tercapai.

"Masih jauh perjalanan untuk sampai pada PP gaji," ujar Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono.

Kata dia, pembahasan skema gaji PNS hanya baru sebatas diskusi. Jadi, jika diputuskan harus memakan proses begitu panjam.

"Kemrin itu baru FGD membahas skema gaji baru, jadi belum sampai pada kebijakan penerapan skema penggajian yang baru," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini