Reshuffle Kabinet Ada Nama Sandiaga Uno hingga Risma, Begini Catatan Pengusaha

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 22 Desember 2020 18:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 320 2332356 reshuffle-kabinet-ada-nama-sandiaga-uno-hingga-risma-begini-catatan-pengusaha-Z09GJHwAMK.jpg Risma Jadi Mensos (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan reshuffle kabinet Indonesia Maju setelah sekian lama ditunggu tunggu pelaku usaha.

Reshuffle ini kebutuhan yang mendesak di samping untuk mengisi dua kursi Menteri yang kosong akibat terjerat kasus korupsi juga untuk penyegaran menghadapi tantangan ekonomi tahun 2021 yang kian menantang.

Menurut Ketua Umum DPD Hippi DKI Jakarta Sarman Simanjorang dari enam wajah baru yang masuk Kabinet Indonesia Maju empat berlatar belakang profesional yang diharapkan mampu menggairahkan pasar ekonomi sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

"Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, saat ini Dubes di Amerika Serikat sangat tepat dan mumpuni karena memiliki pengalaman bisnis dan jaringan internasional," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/12/2020).

Dia menjelaskan, ketika menjabat Menteri Perdagangan era SBY mampu mengendalikan harga pokok pangan disaat lebaran. Diharapkan Mendag M. Lutfi dapat meningkatkan pasar ekspor,

"Dan juga meningkatkan pemakaian produk dalam negeri, bersama kementerian pertanian mengendalikan harga pokok pangan, mengurangi ketergantungan impor dan pelayanan izin ekspor dan impor yang lebih baik serta revitalisasi pasar rakyat," ungkap dia.

Kemudian Sandiaga Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif seorang pengusaha muda sukses, mantan Wagub DKI Jakarta dan calon wakil Presiden diharapkan mampu menyusun strategi industri pariwisata ditengah pandemi dan paska pandemi ke depan sehingga arus wisatawan asing ke depan dapat mencapai target untuk meningkatkan devisa negara dari sektor pariwisata.

"Juga mengangkat UMKM dari sisi industri kreatif, selama ini pak Sandiaga Uno melalui OK OCE sudah banyak melakukan program industri kreatif, ini menjadi peluang untuk meningkatkan industri kreatif di Indonesia," jelas dia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga berlatar belakang pengusaha, pernah menjadi Dirut Inalum, Bank Mandiri dan Wakil Menteri BUMN, diharapkan dapat melakukan berbagai terobosan dan strategi mengendalikan pandemi Covid-19.

"Termasuk program vaksinasi yang akan dimulai tahun depan sangat strategis,harus dipersiapkan secara cermat dan profesional dengan koordinasi lintas kementerian dan Pemerintah Daerah sehingga mampu mematikan dan penularan Covid 19 dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional," tuturnnya.

Satu lagi sosok Wahyu Sakti Trenggono Menteri Kelautan dan Perikanan diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik khususnya berbagai kebijakan dan regulasi yang dipandang merugikan nelayan.

Sektor Kelautan dan Perikanan harus dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk berkontribusi dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi tahun depan," tambahnya.

Dua Menteri lainnya yaitu Tri Rismaharini dan Yahya Cholil Staquf, masyarakat berharap besar dapat melakukan gebrakan baru memberikan pelayanan dan bantuan sosial yang adil serta kebijakan berbagai pelayanan keagamaan dan kerukunan umat beragama.

"Dunia usaha apresiasi pak Presiden yang memilih Menteri dari kalangan Profesional yang direspon sangat positif oleh pasar, karena figur-figur menteri ini sudah dikenal pasar dan pelaku usaha sehingga memiliki rasa optimisme untuk dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Tantangan ekonomi kita tahun depan sangat berat dengan angka pertumbuhan ekonomi yang masih minus tentu dibutuhkan strategi jitu untuk memulihkannya," kata dia.

Dengan wajah baru di Kabinet Indonesia Maju diharapkan mampu berkolaborasi dengan Kementerian terkait untuk menyusun berbagai program baik dari sisi kebijakan dan regulasi.

"Serta terobosan dan strategi menghadapi pandemi Covid-19 dan percepatan pemulihan ekonomi nasional dengan pertumbuhan yang positif. Selamat bekerja para Menteri baru," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini