Share

Reshuffle Bisa Jadi Game Changer Pemulihan Ekonomi

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 23 Desember 2020 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 320 2332566 reshuffle-bisa-jadi-game-changer-pemulihan-ekonomi-rHVjFzKtMU.jpg Presiden Jokowi Reshuffle Menteri Kabinet. (Foto: Okezone.com/BPMI)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo merombak jajaran menterinya. Ada enam nama baru yang mengisi posisi menteri, empat di antaranya merupakan yang mengurusi masalah perekonomian.

Keempat nama tersebut adalah Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, M Lutfi sebagai Menteri Perdagangan. Kemudian ada nama Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dan Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP).

Baca Juga: Profil Pahala Mansury, Eks Bos Garuda hingga BTN yang Jadi Wamen BUMN

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan, pergantian pada beberapa menteri ini bisa menjadi game changer bagi perekonomian nasional. Apalagi pemerintah juga sedang fokus dalam mengatasi masalah covid sambil perlahan lahan memulihkan kembali ekonomi.

Info

Namun dengan syarat jika menteri-menteri baru ini merupakan nama-nama yang tepat. Maksudnya adalah, nama-nama tersebut memiliki integritas yang tinggi serta bersifat profesional.

Baca Juga: Dirut BTN Pahala Mansury Bakal Dilantik Jadi Wamen BUMN

“Pergantian menteri saya kira bisa menjadi game changer. Kalau komposisisi yang baru nanti benar-benar tepat, profesional dan berintegritas bisa membantu pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (23/12/2020).

Menurut Piter, tahun depan merupakan waktu yang sangat krusial. Karena pada tahun depan seharusnya bisa menjadi momen pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19 yang mempengaruhi hampir sebagian besar aktivitas perekonomian di tanah air.

“Tahun depan itu sangat krusial. Tahun pemulihan ekonomi pasca pandemi. Jadi sangat menentukan kinerja Pak Jokowi di masa pemerintahannya yang kedua,” jelasnya.

Oleh karena itu lanjut Piter, dirinya berharap Presiden Joko Widodo agar bisa lebih berani untuk mengganti beberapa Menteri yang memiliki kinerja kurang optimal. Khususnya Menteri-menteri yang tidak memiliki terobosan dan inovasi selama setahun lebih pemerintahan ini.

“Oleh karena Itu menurut saya Pak Jokowi harusnya berani mengganti menteri yang setahun ini minim prestasi, tidak Ada terobosan, tidak inisiatif apalagi inovasi.

Mayoritas menteri Pak Jokowi menurut Saya masuk kriteria ini. Miskin prestasi dan tidak ada inovasi terobosan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini