JAKARTA – Mendekati tahun baru, bonus akhir tahun akan diperoleh banyak orang dari tempatnya bekerja. Bonus tersebut biasanya akan digunakan untuk bepergian bersama keluarga untuk menanti momen pergantian tahun.
Namun, mendapat bonus akhir tahun bukan berarti harus menghabiskan seluruh uang itu dengan cepat. Ketika mendapatkan bonus, disarankan mengambil tindakan untuk menetapkan tujuan keuangan yang akan dicapai sehingga bonus tidak habis begitu saja.
Dilansir dari The Balance, Jakarta, Jumat (25/12/2020), mengelola bonus akhir tahun ini akan membantu seseorang mengubah kebiasaan kurang baik ke arah yang lebih positif dalam mencapai tujuan keuangan. Pengelolaan bonus tersebut bisa diatur dengan pengelolaan jangka pendek.
Baca Juga: 5 Cara Siapkan Dana Darurat Tahun Depan
Berikut telah Okezone rangkum 3 cara mengelola bonus akhir tahun untuk jangka pendek.
1. Buat Dana Darurat
Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk mengelola bonus akhir tahun adalah menyisihkannya untuk dana darurat. Dana tersebut dapat digunakan untuk menutupi pengeluaran tak terduga, seperti biaya perbaikan kendaraan, sakit, dan sebagainnya.
Sifat dana darurat ini adalah untuk berjaga-jaga ketika terjadi sesuatu, uang untuk menutupi kebutuhan tersebut masih dimiliki.
2. Buat Anggaran Bulanan
Menyiapkan anggaran bulanan sebenarnya tidak menyita banyak waktu. Anggaran ini bertujuan untuk membantu seseorang dalam mengelola keuangannya dan membuat keputusan keuangan yang tepat. Anggaran adalah rencana pengeluaran yang dibuat untuk bulan tersebut dan membantu mengidentifikasi bidang-bidang yang perlu difokuskan.