Peningkatan Jumlah Pengunjung Mal Hanya 10% saat Libur Natal

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 26 Desember 2020 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 26 320 2334183 peningkatan-jumlah-pengunjung-mal-hanya-10-saat-libur-natal-nCnCPSY6Bs.jpg Ilustrasi Mal (Foto: Okezone)

JAKARTA - Jumlah pengunjung mal atau pusat perbelanjaan ternyata tidak mengalami lonjakan yang signifikan pada libur natal tahun ini. Hal ini sudah sesuai dengan perkiraan dari para pengelola pusat perbelanjaan.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan tingkat kunjungan natal rata-rata hanya mengalami kenaikan 10 hingga 20% saja. Namun angka ini masih dinilai masih belum cukup.

Baca Juga: Jangan Cuman Melarang Operasional Mal sampai 19.00 WIB, Pengusaha: Tolong Beri Insentif

"Tingkat kunjungan pada hari libur Natal kemarin rata - rata hanya naik sekitar 10% - 20% saja," ujarnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (26/12/2020).

Sebab jika hanya 10-20% angkanya sama seperti dengan kunjungan akhir pekan biasanya. Pada libur natal dan tahun biasanya lonjakan jumlah pengunjung bisa mencapai rata-rata hingga 30-50%.

Baca Juga: Operasional Mal hingga Bioskop di Jakarta Dibatasi Mulai 18 Desember, Tutup Pukul 21.00 WIB

"Artinya kurang lebih sama saja seperti tingkat kunjungan pada setiap akhir pekan biasanya. Padahal biasanya pada saat hari libur besar bisa terjadi peningkatan kunjungan rata - rata sebanyak kurang lebih 30% - 50%," jelasnya.

Menurut Alphonzus, ada beberapa alasan mengapa tingkat kunjungan dari pusat perbelanjaan pada natal tahun ini relatif landai. Salah satunya adalah karena adanya pembatasan jam operasional mal dan pusat perbelanjaan hingga pukul 19.00 WIB.

"Berbagai pembatasan yang diberlakukan selama liburan Natal tahun ini cukup berpengaruh terhadap tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan," jelasnya.

Selain itu lanjut Alphonzus, daya beli masyarakat juga saat ini masih sangat rendah akibat adanya pandemi covid-19. Sehingga mempengaruhi tingkat penjualan selama libur natal tahun ini.

"Daya beli masyarakat yang masih terpuruk juga sangat berpengaruh terhadap pola belanja dan tingkat penjualan menjelang serta selama liburan Natal tahun 2020 ini," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini