Utang Makin Numpuk, Apa Kata Sri Mulyani?

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 05:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 320 2335090 utang-makin-numpuk-apa-kata-sri-mulyani-opPWyiosxC.jpg Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Posisi utang Pemerintah Pusat mengalami peningkatan disebabkan oleh pelemahan ekonomi akibat Covid-19. Saat ini pemerintah fokus menyelesaikan tantangan domestik akibat hal tersebut.

Pada akhirnya, kerjasama global pada akhirnya sangat penting untuk mengamankan pemulihan yang berkelanjutan. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan dipelukan kolaborasi internasional yang baik untuk mengelola utang yang akan datang akibat pandemi.

"Banyak negara telah berjuang dengan beban hutang yang tidak berkelanjutan sebelum krisis dan dibutuhkan kerjasama global untuk menghindari penurunan peringkat kredit dan gelombang krisis hutang negara di bulan-bulan mendatang," kata Sri Mulyani seperti dilansir Arabnews di Jakarta, Senin (28/12/2020).

Pembuat kebijakan juga harus memperhitungkan dampak pandemi pada cara orang bekerja dan berinteraksi. Dengan ketergantungan yang jauh lebih tinggi pada teknologi digital dan infrastruktur internet.

"Investasi dalam teknologi dan infrastruktur digital sama-sama berharga dan menjadi katalisator yang kuat untuk pemulihan ekonomi," tandasnya.

Lanjutnya, dibutuhkan kebijakan yang transparan, data yang akurat, dan lembaga yang efektif. Semua itu penting untuk memastikan bahwa semua sumber daya publik digunakan untuk hal-hal yang benar-benar penting bagi pembangunan.

Baca selengkapnya: Utang Indonesia Bak Tsunami, Sri Mulyani Bisa Apa?

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini